Paten Terbaru Yamaha Bocor, Skuter Listrik Ini Bikin Penasaran

skuter listrik terbaru Yamaha ini memiliki tampilan yang cukup berbeda dibandingkan Aerox-E yang belum lama ini diperkenalkan.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 18:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Yamaha kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan lini kendaraan listrik. Pabrikan asal Jepang tersebut diketahui telah mengajukan paten desain skuter listrik baru yang diyakini akan menjadi model global dengan karakter lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Berdasarkan dokumen paten yang beredar, seperti disitat dari GaadiWaadi, Selasa (28/7/2026), skuter listrik terbaru Yamaha mengusung desain kompak dan sporty. Tampilannya pun cukup berbeda dibandingkan Yamaha Aerox-E yang sebelumnya diperkenalkan sebagai skuter listrik berorientasi performa.

Bagian depan skuter listrik anyar Yamaha tampil modern berkat desain fascia yang tajam dipadukan lampu depan LED quad. Kombinasi tersebut memberikan kesan agresif sekaligus futuristis.

Menariknya, Yamaha tetap mempertahankan desain dek kaki rata (flat floorboard). Konfigurasi ini dinilai lebih praktis karena memudahkan pengendara membawa barang atau digunakan untuk aktivitas harian.

Selain itu, motor listrik ini menggunakan jok model satu bagian serta panel instrumen digital. Tata letaknya juga lebih konvensional dibandingkan Aerox-E sehingga diharapkan mampu menjangkau konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan berkendara.

Dari dokumen paten yang beredar, Yamaha diduga mengusung motor listrik berkonfigurasi mid-mounted atau ditempatkan di bagian tengah rangka. Tenaga kemudian disalurkan ke roda belakang melalui sistem belt drive.

Konfigurasi tersebut diyakini mampu menghasilkan distribusi bobot yang lebih seimbang sekaligus meningkatkan karakter pengendalian saat dikendarai.

Sementara itu, paket baterainya ditempatkan di bawah jok. Tata letak ini berbeda dengan Yamaha Aerox-E yang mengandalkan dua baterai removable berkapasitas 1,5 kWh di area dek kaki.

 

Spesifikasi Masih Dirahasiakan

Hingga saat ini Yamaha belum mengungkap spesifikasi lengkap skuter listrik terbarunya. Kapasitas baterai, tenaga motor listrik, hingga jarak tempuh dalam sekali pengisian daya masih menjadi tanda tanya.

Meski demikian, model ini diperkirakan akan diposisikan sebagai pelengkap lini kendaraan listrik Yamaha, bukan pengganti Aerox-E.

Sebagai gambaran, Yamaha Aerox-E dibekali motor listrik bertenaga 9,5 kW, menggunakan dua baterai berkapasitas 1,5 kWh yang dapat dilepas, serta mampu menempuh jarak hingga 117 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Walaupun desainnya telah muncul melalui dokumen paten, Yamaha masih belum memberikan kepastian mengenai jadwal peluncuran maupun negara tujuan pemasarannya. Pengajuan paten juga tidak selalu berujung pada produksi massal.

Meski begitu, langkah ini menjadi sinyal bahwa Yamaha terus memperluas strategi elektrifikasi roda dua di pasar global. Skuter listrik terbaru tersebut diperkirakan akan menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan listrik bergaya konvensional dengan tingkat kepraktisan tinggi.

Strategi tersebut dinilai sejalan dengan tren pasar, khususnya di India, di mana skuter listrik berdesain sederhana namun fungsional mulai mendapat perhatian besar.

Kesuksesan model seperti Ather Rizta menjadi salah satu indikator tingginya minat konsumen terhadap skuter listrik yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan penggunaan sehari-hari.