BYD Atto 3 Tetap Utuh Kena Serangan Rudal di Israel, 5 Penumpang Selamat

Sebuah kejadian menimpa SUV listrik BYD Atto 3, yang terkena ledakan rudal di kawasan Yerusalem, Israel, 1 Maret 2026

Diterbitkan 05 Maret 2026, 05:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kejadian menimpa SUV listrik BYD Atto 3, yang terkena ledakan rudal di kawasan Yerusalem, Israel, 1 Maret 2026. Uniknya, mobil yang dijual dengan nama domestik Yuan Plus itu tetap utuh meskipun berada di posisi dekat dengan titik ledakan, bahkan mobil sempat terdorong ke pinggir.

Meskipun mengalami dampak destruktif dari ledakan tersebut, struktur kabin tidak runtuh, dan sistem baterai bertegangan tinggi tetap stabil, tanpa tanda-tanda kebakaran atau thermal runaway. Demikian seperti dilansir dari Carnewschina, Rabu (4/3/2026).

Menurut laporan layanan darurat setempat, Magen David Adom, ada lima orang yang berada di dalam Atto 3 saat insiden berlangsung.

"Pengemudi mengalami luka sedang, sedangkan empat penumpang lainnya hanya mengalami cedera ringan atau shock," tulis laporan tersebut.

Foto-foto dari lokasi menunjukkan lampu bahaya mobil masih menyala, menandakan sistem listrik tegangan rendah tetap berfungsi setelah ledakan besar itu.

Bagian penting dari kejadian ini adalah bagaimana kendaraan mempertahankan struktur dan keselamatan penumpangnya.

Meskipun analis militer menilai mobil itu bukan terkena langsung, Atto 3 tetap menerima tekanan gelombang, pecahan logam, serta radiasi panas intens dari ledakan.

Rangka baja berkekuatan tinggi yang menyusun sekitar 85 persen sasis mobil berhasil meredam energi ledakan, termasuk pilar A, B, dan C yang tetap utuh.

Selain itu, pegangan pintu dan kunci mekanis masih dapat dioperasikan tanpa alat khusus, sehingga semua penumpang bisa dievakuasi.

Sistem baterai LFP Blade yang menjadi bagian dari e-Platform 3.0 juga menunjukkan stabilitas meski mobil tergelincir ke dalam lubang akibat ledakan tersebut.

Tanggpan BYD

Lu Tian, General Manager dari Divisi Penjualan Dynasty BYD, menegaskan responsnya soal kejadian Atto 3 ini, lewat media sosial bahwa keselamatan adalah kemewahan yang sesungguhnya.

Perusahaan melihat kejadian ini sebagai bentuk pengujian ekstrem terhadap sistem keselamatan pasif Atto 3 di dunia nyata.

Tragedi ini mengingatkan pada kasus pada Juni 2025 ketika SUV Xpeng G6 juga terpengaruh oleh pecahan rudal di Israel namun tidak meledak.

SUV ini sendiri memiliki rekam jejak keselamatan yang kuat, termasuk perolehan rating bintang 5 Euro NCAP dan ANCAP serta skor 91 persen untuk perlindungan orang dewasa.

Di pasar Israel, Atto 3 bahkan menjadi kendaraan listrik terlaris pada 2024–2025, dan kejadian ini justru memperkuat reputasi mobil asal China tersebut dalam hal daya tahan.