IMX 2026 Bawa Modifikasi Indonesia Menuju Panggung Dunia

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 resmi mengusung tema “Next Gen Culture” dengan ekspansi 3 Hall di ICE BSD City dan langkah global ke Osaka Auto Messe Jepang.

Diterbitkan 23 Januari 2026, 20:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) kembali hadir pada 2026. Memasuki tahun ke-9 penyelenggaraannya, IMX 2026 mengusung tema “Next Gen Culture” sebagai penegasan komitmen dalam merangkul generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, sebagai tulang punggung masa depan industri modifikasi dan gaya hidup otomotif Tanah Air.

Puncak acara IMX 2026 “Next Gen Culture” akan digelar pada 9–11 Oktober 2026 di Indonesia Convention & Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Menariknya, untuk pertama kalinya IMX akan menempati Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD, menandai ekspansi terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan ajang ini.

Project Director IMX, Andre Mulyadi, menjelaskan bahwa tema “Next Gen Culture” merepresentasikan semangat regenerasi dalam industri kreatif otomotif nasional.

Menurutnya, IMX berupaya menjembatani kolaborasi antara para pelaku industri senior dengan talenta muda agar ekosistem modifikasi Indonesia tetap relevan dan berdaya saing global.

“Melalui Next Gen Culture, kami ingin memastikan semangat modifikasi diwariskan dengan cara yang lebih modern dan adaptif. IMX 2026 adalah panggung pembuktian bagi kreator lokal bahwa karya mereka memiliki standar teknologi masa depan yang siap bersaing di level internasional,” ujar Andre saat Kick-Off IMX 2026 di Bandung, Rabu (20/1/2026).

Ekspansi penggunaan tiga hall di ICE BSD City juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin. Ia menilai hal tersebut sebagai penanda kematangan industri modifikasi Indonesia.

“Ekspansi IMX 2026 yang diselenggarakan di 3 Hall ICE BSD merupakan penanda penting bahwa industri modifikasi Indonesia sudah berkembang menjadi ekonomi kreatif yang matang, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Kegiatan ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah gerakan industri yang mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor,” ungkap Ronny.

Dengan penggunaan tiga hall sekaligus, IMX 2026 diproyeksikan menjadi edisi paling transformatif. Ajang ini tidak hanya menjadi pameran, tetapi juga ekosistem terintegrasi yang menyatukan inovasi, membuka peluang ekonomi, memperluas akses ekspor produk lokal, serta menjadi pusat kreativitas otomotif nasional.

Rangkaian menuju acara puncak telah dimulai sejak Januari 2026 melalui Kick-Off Meeting yang menjadi momentum penting bagi brand otomotif, manufaktur mobil, dan industri aftermarket untuk mengamankan booth serta merancang kolaborasi sepanjang tahun.

Agenda Road to IMX 2026 juga akan menyapa sejumlah kota besar, yakni Yogyakarta di kawasan Candi Prambanan pada 26 April 2026, serta Surabaya di Jatim Expo pada 30–31 Mei 2026.

Langkah Globalisasi IMX 2026 pada Perhelatan Osaka Auto Messe di Jepang

Tak berhenti di dalam negeri, IMX 2026 turut memperkuat langkah globalisasi builder lokal. Melalui inisiatif “NMAA Great of Indonesia”, National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) akan berpartisipasi di Osaka Auto Messe (OAM) 2026 di Jepang pada 13–15 Februari 2026, sebelum dilanjutkan dengan IMX USA Series pada 3–6 November 2026.

Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Sabar Norma Megawati Panjaitan, menyebut partisipasi Indonesia di Osaka Auto Messe sebagai momentum penting diplomasi otomotif nasional.

“Ini menjadi momentum penyampaian misi diplomasi otomotif Indonesia. Melalui partisipasi di Osaka Auto Messe 2026, karya modifikasi Indonesia menunjukkan eksistensinya di panggung internasional,” ujarnya.

Salah satu daya tarik utama di OAM 2026 adalah kehadiran unit modifikasi ikonik Toyota 86 dengan konsep “Harmony of Waves” karya Thio Daniel.

Modifikasi ini merepresentasikan harmoni budaya Jepang dan Indonesia sebagai negara kepulauan yang hidup berdampingan dengan laut.

Konsep visualnya memadukan simbol ombak khas Jepang (Ukiyo-e) dengan motif Mega Mendung Cirebon dari Indonesia. Perpaduan tersebut menggambarkan dua elemen yang terus bergerak dan berubah, namun tetap selaras.

Warna biru dipilih sebagai simbol energi, ketenangan, persahabatan, dan kecintaan terhadap keindahan, yang juga identik dengan budaya mobil Jepang modern.

“Inisiatif ‘Great of Indonesia’ di Osaka Auto Messe 2026 adalah pembuktian nyata bahwa modifikasi Indonesia sudah memasuki era baru. Kami membawa karya anak bangsa terbaik ke pameran bergengsi di Jepang,” tegas Andre Mulyadi.

Partisipasi di Osaka Auto Messe 2026 menjadi langkah strategis dalam rangkaian Road to IMX 2026.

Melalui ajang ini, NMAA menargetkan perluasan jaringan distribusi produk lokal ke Jepang dan pasar internasional lainnya, sekaligus mengundang komunitas otomotif global untuk hadir di puncak IMX 2026 Oktober mendatang.

“Indonesia bukan lagi sekadar pasar, melainkan pusat kreativitas otomotif yang berpengaruh di Asia,” tutup Andre.