Honda Prelude Kurang Laku, Kalah Jauh dari Toyota GR86

Honda resmi menghidupkan kembali salah satu ikon legendarisnya, Prelude, setelah hampir 25 tahun absen pasar global

Diterbitkan 06 Januari 2026, 20:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Honda resmi menghidupkan kembali salah satu ikon legendarisnya, Prelude, setelah hampir 25 tahun absen pasar global. Coupe dua pintu dari jenama berlambang 'H' itu hadir dengan desain dan konsep yang lebih modern, dan mengusung teknologi hibrida.

Namun, dengan berbagai ubahan yang tersedia, performa penjualan dari Honda Prelude ini tidak bisa dikatakan baik.

Disitat dari Carscoops, penjualan awal coupe hybrid ini, tepatnya pada Desember 2025 hanya 174 unit. Jumlah tersebut, lebih banyak dibanding November 2025, yang hanya 30 unit.

Namun, dibanding para pesaingnya di Negeri Paman Sam, penjualan Honda Prelude masih lebih rendah dibanding Subaru BRZ yang membukukan 229 unit pada Desember 2025.

Sementara Toyota Supra mencatat 277 unit dan Toyota GR86 terjual 576 unit, meski model tersebut disebut akan segera digantikan.

Bahkan Nissan Z lebih stabil, dengan total 665 unit terjual sepanjang kuartal keempat atau sekitar 221 unit per bulan.

Dari segi harga, Honda Prelude juga tergolong mahal dibanding pesaingnya, dengan banderol mulai dari US$ 42.000 dolar atau setara Rp 703 jutaan, belum termasuk ongkos pengiriman US$ 1.195 dolar atau Rp 20 jutaan.

Spesifikasi Teknis

Dari segi teknis, Honda Prelude dipersenjatai dengan sistem hybrid e:HEV Honda, yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter dengan dua motor listrik untuk menghasilkan tenaga optimal sekaligus efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Selain itu, Honda juga menyematkan teknologi S+ Shift, sebuah sistem pengaturan simulated gear shifts yang memberikan sensasi berpindah gigi lebih sporty meski mobil ini memakai direct drive alih-alih transmisi manual.