China Ubah Aturan Subsidi Mobil Baru di 2026, Ini Detailnya

Pemerintah China resmi mengumumkan penyesuaian kebijakan subsidi pembelian mobil baru untuk 2026, yang akan berdampak kepada program tukar-tambah, terutama untuk model dengan harga murah

Diterbitkan 02 Januari 2026, 12:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah China resmi mengumumkan penyesuaian kebijakan subsidi pembelian mobil baru untuk 2026, yang akan berdampak kepada program tukar-tambah, terutama untuk model dengan harga murah.

Disitat dari Carnewschina, kebijakan baru ini beralih dari sistem subsidi dengan jumlah tetap, menjadi model persentase dari harga kendaraan, dengan batas maksimum tertentu, yang dinilai lebih menyesuaikan berbagai tingkat banderol mobil.

Dalam struktur subsidi baru tersebut, konsumen yang mengganti model lama dan membeli baru akan menerima insentif berdasarkan persentase harga mobil baru.

Untuk pembelian kendaraan energi baru atau New Energy Vehicles (NEV), subsidi ditetapkan 12 persen dari harga kendaraan, hingga maksimal 20.000 yuan.

Sementara itu, untuk mobil bensin dengan mesin 2.0 liter atau lebih kecil, subsidi mencapai 10 persen dari harga kendaraan, maksimal 15.000 yuan.

Skema serupa juga berlaku dalam tukar tambah mobil bekas. Pembelian NEV melalui tukar tambah memberikan subsidi 8 persen dari harga mobil baru, hingga 15.000 yuan.

Sedangkan mobil bensin dengan mesin kecil mendapatkan subsidi 6 persen, hingga 13.000 yuan. Perubahan ini berbeda dari kebijakan 2025 yang menggunakan jumlah subsidi tetap terlepas dari Harga mobil.

Syarat kelayakan untuk mendapatkan subsidi tetap mengatur bahwa mobil yang ditukar harus terdaftar atas nama pemilik sebelum 8 Januari 2025.

Untuk subsidi scrap, mobil bensin harus terdaftar sebelum 30 Juni 2013, diesel sebelum 30 Juni 2015, dan NEV sebelum 31 Desember 2019.

Subsidi Tukar Tambah Mobil

Selain itu, untuk subsidi tukar tambah, mobil lama dan baru harus terdaftar atas nama pemilik yang sama dan berada di provinsi yang sama sesuai faktur penjualan dan sertifikat pendaftaran.

Peralihan dari subsidi tetap ke model persentase, dinilai sebagai evolusi kebijakan yang signifikan.

Meskipun batas maksimum subsidi tidak berubah dibanding tahun sebelumnya, mobil berharga lebih rendah akan menerima subsidi yang lebih kecil.