China Melesat di Teknologi Mobil Otonom Level 3, Siap Uji Coba di Jalan Umum

Dua mobil listrik buatan produsen lokal menjadi yang pertama mendapatkan lampu hijau, menandai percepatan China dalam persaingan teknologi self-driving global.

Diterbitkan 23 Desember 2025, 12:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan teknologi otomotif global kini telah memasuki babak baru. China kini sudah resmi berada di garis terdepan pengembangan kendaraan otonom setelah pemerintahnya memberikan izin uji coba mobil dengan teknologi Level 3 autonomous driving di jalan umum. Izin ini dikeluarkan Kementrian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT), sekaligus menjadi persetujuan perdana untuk teknologi Level 3 di negara tersebut.

Dilansir arenaev.com, Selasa (23/12/2025), keputusan ini menjadikan tonggak yang penting bagi industri otomotif, khususnya pada kendaraan listrik dan mobil pintar. Pasalnya teknologi Level 3 ini memungkinkan kendaraan untuk mengambil alih hampir seluruh mengemudi yang dimulai dari akselerasi, pengereman, hingga kemudi dalam kondisi tertentu, tanpa harus terus untuk diawasi secara aktif oleh pengemudi.

Meski demikian, para pengemudi tetap diwajibkan untuk tetap berada di balik kemudi dan siap mengambil alih kendali jika sistem meminta intervensi. Langkah China ini dinilai akan lebih maju dibandingkan dengan banyak negara lain yang masih membatasi teknologi otonom pada Level 2 atau sistem bantuan pengemudi lanjutan.

Dengan dukungan regulasi yang lebih jelas, para produsen otomotif di Negeri Tirai Bambu kini memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan dan menguji teknologi self-driving secara nyata di jalan raya. Uji coba tersebut tidak hanya menjadi pembuktian kesiapan teknologi, tetapi juga sebagai sinyal yang kuat dari ambisi China untuk memimpin revolusi mobil otonom dunia.

Dalam jangka panjang, penerapan Level 3 ini diharapkan bisa menjadi jembatan untuk menuju kendaraan sepenuhnya tanpa sopir, sekaligus untuk memperkuat posisi China sebagai pusat inovasi otomotif global.

Dua Mobil Listrik Dapat Izin Uji Jalan Level 3

MIIT telah memberikan izin uji coba kepada dua mobil listrk yakni Changan Deepal SL03 dan Arcfox Alpha S. Kedua mobil listrik ini telah melewati serangkaian pengujian teknis dan keselamatan sebelum akhirnya diizinkan untuk beroperasi namun secara terbatas.

Deepal SL03 sudah diperbolehkan untuk mengaktifkan model Level 3 di wilayah Chongqing dengan batas kecepatan maksimal 50 km/jam. Sementara Arcfox Alpha S mendapat izin di Beijing dengan kecepatan hingga 80 km/jam pada jalur tertentu.

Meski berlabel otonom, teknologi Level 3 belum sepenuhnya membebaskan peran dari manusia. Pengemudi akan tetap diwajibkan untuk siap mengambil alih kendali kapan pun ketika sistem mendeteksi kondisi di luar batas operasionalnya.

Regulasi ini membedakan teknologi Level 3 dari Level 4 dan Level 5, di mana kendaraan ini dapat beroperasi tanpa campur tangan dari manusia sama sekali.

Produsen EV China Tancap Gas Kembangkan Self-Driving

Izin ini langsung memicu repons cepat dari industri otomotif China. Sejumlah produsen EV seperti XPeng, Li Auto, dan Huawei melalui unit HIMA dilaporkan telah atau tengah memperluas uji coba teknologi Level 3 di berbagai kota besar.

Dengan dukungan pemerintah dan ekosistem teknologi yang matang, China diprediksi akan semakin agresif dalam perlombaan kendaraan otonom global. Persetujuan uji coba mobil Level 3 ini untuk menegaskan langkah strategis China dalam membangun masa depan mobilitas pintar.

Meski masih dibatasi dan menuntut kesiapan pengemudi, kebijakan ini menjadi sebuah fondasi penting untuk menuju ke era kendaraan otonom yang kian dekat.