Komparasi Sistem Hybrid Toyota Veloz dan Suzuki Ertiga, Mana yang Lebih Menonjol?

Hadirnya Toyota Veloz Hybrid menambah jajaran persaingan mobil MPV di Indonesia, dengan salah satu kompetitornya Suzuki Ertiga yang lebih dahulu meluncur.

Diterbitkan 08 Desember 2025, 20:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan MPV keluarga 7 penumpang segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV) di Indonesia semakin terasa, dengan kehadiran Toyota Veloz Hybrid yang diluncurkan saat Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Kehadirannya menantang kompetitor lama di ranah yang sama, salah satunya Suzuki Ertiga HEV dengan kisaran harga Rp 200 jutaan. 

Toyota Veloz Hybrid dan Suzuki Ertiga EV yang sudah lama dikenal hadir dengan kombinasi desain yang lebih modern, performa tenaga listrik yang lebih hemat, juga berbagai fitur terbaru di dalamnya. 

Tulisan ini akan mengulas perbandingan kedua mobil HEV 7 penumpang, mulai dari cara kerja sistem hingga berbagai aspek penting lainnya. 

Cara Kerja Sistem Hybrid Toyota

Toyota dengan mobil hybridnya, pada dasarnya menggunakan Toyota Hybrid System (THS). Sistem tersebut menggunakan teknologi penghematan konsumsi bensin yang secara halus dan tanpa jeda berpindah antara penggerak motor bakar dan motor listrik, serta menggabungkan keduanya saat dibutuhkan. 

Ketika mobil baru mulai berjalan atau bergerak dengan kecepatan rendah, sistem berjalan hanya dengan motor listrik. Hasilnya, mobil akan bergerak lebih halus, senyap, dan hemat bensin. Namun, ketika mobil mulai berjalan pada kecepatan stabil, sistem hybrid akan menentukan proporsi tenaga dari mesin bensin dan motor listrik yang diatur oleh Power Split Device (PSD). 

Jika pengemudi menekan pedal gas lebih dalam, misalnya dalam kondisi menanjak atau menyalip, sistem akan menggabungkan tenaga mesin dan motor listrik untuk menghasilkan tenaga lebih optimal sekaligus menjaga efisiensi bahan bakar. 

Toyota New Veloz Hybrid sendiri sudah dilengkapi dengan Toyota Hybrid System unit 2NR-VEX dan Power Split Device berkapasitas 1.4969 cc, empat silinder, inline 16-valves DOHC dengan dual VVT-i. Mesin tersebut diklaim berdaya 91 Ps dan torsi 121 Nm, dan untuk motor listrik menghasilkan daya 80 Ps dan torsi 141 Nm. 

Sistem Hybrid Suzuki

Sementara itu, Suzuki Ertiga dibekali dengan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Sistem mild hybrid dengan Integrated Starter Generator (ISG) yang menghemat konsumsi bahan bakatr dan baterai lithium-ion sebagai penyimpanan energi listrik.

Integrated Starter Generator adalah perangkat yang berfungsi ganda sebagai alternator dan motor listrik. Di mana saat mesin berjalan akan menghasilkan energi listrik dan kemudian tersimpan di dalam baterai lithium-ion. Sistem ini juga memberikan dukungan tenaga saat dibutuhkan. 

Suzuki Ertiga Hybrid juga dilengkapi dengan Hill Hold Control (HHC) dan ESP. Pada sistem HHC, berfungsi dalam menahan mobil agar tidak meluncur saat di tanjakan atau turunan dengan memberikan jeda sekitar dua detik agar kaki dapat melepaskan rem dan berpindah ke gas. 

Kemudian ESP atau Electronic Stability Program adalah teknologi komputerisasi yang mengoptimalkan pengendalian mobil dengan mendeteksi dan meminimalisir slip. Tak hanya itu, sistem ini juga menjaga mobil dalam kondisi jalanan licin. 

Suzuki ertiga juga menggunakan Auto Start-stop system, yaitu mesin akan otomatis mati saat berhenti untuk menghemat bahan bakar. Dengan detail mesin K15B Smart Hybrid, 1.462 cc, 4 silinder berdaya 104 Ps dan torsi 138 Nm.

Berbagai Varian dan Harga Mobil Hybrid Toyota Veloz Vs Suzuki Ertiga

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan empat varian, yaitu  V HEV, Q HEV, QHEV Modelista, dan tertinggi Q HEV TSS Modelista. Harganya pun dibanderol mulai dari Rp 200 jutaan on the road Jakarta. 

Untuk varian Veloz V HEV dibanderol Rp 299 Juta dan Veloz Q HEV berkisar antara Rp 320 juta hingga Rp 335 juta. 

Kemudian varian Q HEV Modelista berharga Rp 335 juta sampai Rp 350 juta dan Veloz Q HEV TSS Modelista yang merupakan varian tertingginya dibanderol Rp 360 juta hingga Rp 390 juta. 

Sementara untuk suzuki Ertiga Hybrid, hadir dengan enam varian, yaitu GX Hybrid MT, GX Hybrid AT, Cruise Hybrid MT, Cruise Hybrid AT, Cruise Hybrid MT 2 tone, dan cruise Hybrid AT 2 tone, yang dibanderol mulai dari Rp 270 juta on the road Jakarta.

Varian GX Hybrid MT dibanderol Rp 274 juta dan GX Hybrid AT seharga Rp 285 juta. Cruise Hybrid MT dibanderol Rp 287 juta dan Cruise Hybrid AT berkisar Rp 298 juta. 

Kemudian Cruise Hybrid AT dan MT 2 tone berkisar antara Rp 289 juta hingga Rp 300 juta.   

Mana yang Menjadi Pilihan?

Baik Toyota Veloz Hybrid maupun Suzuki Ertiga hybrid menawarkan sistem terbaik di segmen MPV 7 Penumpang hybrid Rp 200 jutaan di Indonesia. Toyota Veloz hadir lebih fresh dan menawarkan sistem hemat bahan bakar, cocok untuk mobilitas perkotaan maupun jarak jauh dengan harga bervariasi sesuai dengan varian.

Sementara, Suzuki Ertiga hybrid hadir lebih dahulu dengan berbagai keunggulan perjalanan juga harga yang kompetitif, cocok untuk mobilitas jauh maupun harian. 

Pilihan terbaik tentu bergantung pada skala prioritas konsumen yang mengutamakan performa dan tentu sesuai dengan harganya masing-masing sesuai kebutuhan.Â