Generasi Kedua GAC Aion V Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 700 Jutaan

Aion V generasi kedua dibangun di atas arsitektur modular terbaru milik GAC, yang sebelumnya telah debut di pasar Tiongkok pada Juli 2024.

Diterbitkan 10 September 2025, 14:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Produsen mobil listrik asal Tiongkok, GAC, resmi memperkenalkan Aion V generasi kedua di pasar Eropa. SUV listrik ini dibanderol mulai 35.990 euro atau sekitar Rp700 juta, jauh lebih mahal dibanding harga di negeri asalnya.

Kendaraan ini hadir dengan desain modern, jarak tempuh hingga 510 km, serta fitur canggih di dalam kabin.

Berdasarkan laporan CarNewsChina, Rabu (10/9/2025), peluncuran Aion V menandai langkah pertama GAC masuk ke pasar otomotif Eropa.

Aion V generasi kedua dibangun di atas arsitektur modular terbaru milik GAC, yang sebelumnya telah debut di pasar Tiongkok pada Juli 2024.

Mobil ini tampil dengan desain agresif, garis bodi tajam, dan lampu utama berkarakter yang sempat disandingkan dengan sosok dinosaurus T-Rex oleh media Tiongkok.

Dari segi dimensi, SUV ini memiliki ukuran panjang 4.605 mm, lebar 1.854 mm, dan tinggi 1.660 mm dengan jarak sumbu roda 2.775 mm.

Interiornya mengusung konfigurasi lima tempat duduk, menghadirkan kenyamanan untuk keluarga kecil maupun perjalanan harian.

Fitur menarik lain yang menonjol adalah layar sentuh berukuran 14,6 inci yang seolah melayang di dashboard, lengkap dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto.

Panel instrumen digital serta tuas transmisi berada di balik setir dua palang, sementara konsol tengahnya dilengkapi pad pengisian daya nirkabel, cup holder ganda, hingga ruang penyimpanan luas.

Teknologi Modern & Performa Andal

Aion V versi Eropa membawa sederet fitur unggulan yang jarang ditemukan di SUV listrik sekelasnya. Mobil ini sudah dilengkapi pompa panas standar untuk efisiensi energi, serta kulkas mini di dalam kabin yang bisa digunakan untuk mendinginkan atau menghangatkan makanan dan minuman.

Fitur hiburannya didukung oleh sembilan speaker, sementara kenyamanan diperkuat dengan kursi depan berfitur pijat delapan titik.

Tak hanya itu, Aion V juga menawarkan fungsi V2G (vehicle-to-grid) 3,3 kW serta asisten suara pintar. Untuk keselamatan, sistem bantuan pengemudi Level 2 dengan 13 fungsi sudah terpasang sebagai standar.

Soal performa, SUV listrik ini dipersenjatai motor listrik tunggal bertenaga 165 kW atau setara 221 hp. Dengan baterai 75 kWh, mobil ini mampu melaju sejauh 510 km berdasarkan standar WLTP. Akselerasi 0–100 km/jam dicatat dalam 7,9 detik.

Proses pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen dapat ditempuh hanya dalam 24 menit.

Harga & Debut Perdana di Eropa

Peluncuran GAC Aion V di Eropa sekaligus menjadi debut pertama merek ini di kawasan tersebut. Harga jualnya ditetapkan mulai 35.990 euro (Rp700 juta), sedikit lebih murah dibandingkan Skoda Enyaq yang menjadi pesaing utamanya dengan banderol sekitar 43.300 dolar AS.

Meski demikian, harga tersebut tetap jauh lebih tinggi dibanding pasar domestik Tiongkok, di mana Aion V dipasarkan mulai 109.800 yuan (Rp240 juta) hingga 193.600 yuan (Rp340 juta).

Selisih harga lebih dari dua kali lipat ini disebut akibat biaya distribusi dan tarif tambahan untuk kendaraan impor asal Tiongkok.

Dengan banderol kompetitif di kelasnya, GAC berharap Aion V dapat menarik minat konsumen Eropa yang sedang mencari SUV listrik berfitur lengkap dengan harga lebih terjangkau dibanding merek lokal.

Kehadirannya juga menandai strategi ekspansi global GAC setelah sebelumnya merambah pasar Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Selatan.