Sukses

Garansi Mobil Toyota di Negara Ini Bisa Sampai 10 Tahun

Liputan6.com, Jakarta - Masa garansi mobil Toyota di negara ini paling berbeda dibanding negara-negara lainnya. Pasalnya masa garansi yang diberikan mencapai 10 tahun. 

Dilansir dari Carscoops, Toyota UK baru-baru ini meluncurkan program garansi mobil 10 tahun yang berlaku utnuk kendaraan baru dan bekas.

Pada program bernama Toyota Relax, garansi mobil akan otomatis bertambah 1 tahun atau 16.000 kilometer (10.000 mil) setiap kali mobil mereka diservis di pusat resmi Toyota.

Artinya, jika pemilik mobil Toyota baru di Inggris secara rutin melakukan servis kendaraan di fasilitas Toyota, akan ada garansi selama 10 tahun atau sampai jarak tempuh mencapai 160.000 kilometer.

Sementara untuk mobil bekas, berlaku hal yang sama dengan catatan mobil masih berusia kurang dari 10 tahun.

Menariknya, untuk mobil bekas berlaku untuk kepemilikan kedua, ketiga atau bahkan keempat.

Bahkan, jika mobil bekas tersebut belum pernah diservis di fasilitas Toyota sebelumnya, Toyota Relax tetap akan berlaku hanya dengan menyervisnya ke fasilitas Toyota.

 

2 dari 3 halaman

Tak Hanya Berlaku untuk Kendaraan Penumpang

Toyota Relax juga berlaku untuk mobil penumpang, pick-up truck (double cabin), dan mobil komersial ringan, baik berbahan bakar bensin, diesel, berpowertrain hybrid, atau mobil listrik.

"Ini adalah proposisi yang mendefinisikan kembali garansi pabrik, memberikan pelanggan kami jaminan dan nilai pertanggunan hingga satu dekade berkendara. Dari segi keuntungan bisnis, Toyota Relax menghubungkan kami dengan lebih banyak pemilik, membangun loyalitas, dan memberi mitra jaringan kami kesempatan untuk memaksimalkan peluang rantai nilai baik dalam aktivitas penjualan maupun purna jual," jelas Direktur Layanan pelanggan Toyota UK, Rob Giles.

Garansi Toyota Relax mencakup semua suku cadang dan semua sistem mekanis yang sama dengan sistem garansi pabrik 3 tahun untuk mobil baru Toyota dan garansi pabrik 1 tahun untuk model bekas.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19