Sukses

Mobil Terlanjur Terendam Banjir, Lakukan 4 Hal Berikut Ini

Liputan6.com, Jakarta - Genangan air atau banjir sudah pasti menghantui pengguna mobil. Pemilik kendaraan harus siap menghadapi risiko kerusakan jika harus menghadapi situasi seperti ini.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan yang parah, Asuransi Astra memberi beberapa tips yang bisa Anda pelajari:

1. Pastikan posisi mobil aman

Saat banjir sebaiknya pindahkan mobil ke posisi lebih tinggi. Jika tidak sempat mengevakuasi mobil, Anda bisa menutup knalpot terlebih dahulu supaya air tidak masuk ke dalam mesin mobil dan merusak mesin.

2. Mencopot kabel negatif aki

Segera melepaskan kabel negatif pada aki atau baterai guna mencegah korsleting listrik. Pelepasan kabel ini mencegah rusaknya berbagai macam komponen listrik di dalamnya.

Namun mencabut kabel negatif ketika mobil sebelum terendam. Ciri-ciri kabel negatif pada aki ditandai dengan simbol minus . Kabel yang menempel pada terminal negatif aki adalah warna hitam polos atau yang sejenisnya. 

 

2 dari 4 halaman

3. Cek kondisi oli

Oli wajib dicek, karena ada kemungkinan oli sudah tercampur dengan air banjir. Ketika sudah tercampur dengan air banjir, tangki oli harus dikuras habis terlebih dahulu baru kemudian diisi kembali.

Pengurasan sebaiknya dilakukan oleh pihak bengkel resmi. Ciri-ciri oli sudah tercampur air yaitu warna oli berubah menjadi putih seperti susu.

4. Tidak menyalakan mesin saat terendam

Jika mobil sudah dalam posisi terendam banjir, jangan langsung menyalakan mesin. Mesin terendam banjir jika dinyalakan bisa mengakibatkan korsleting pada aki atau baterai. Selain itu, air banjir yang masuk ke dalam mesin dapat merusak komponen yang ada di dalamnya.

Sebaiknya menghubungi bengkel resmi untuk mengecek kendaraan Anda yang terendam banjir.

Sumber: Otosia.com

3 dari 4 halaman

Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: