Sukses

Pria Lebih Jago Nyetir Dibandingkan Wanita, Mitos atau Fakta?

Liputan6.com, Jakarta - Tak sedikit anggapan bahwa dalam hal mengemudi mobil, kemampuan atau skill pria lebih ahli dibandingkan wanita.

Dilansir Vemale, menurut mitos yang beredar, pria lebih ugal-ugalan saat mengendarai mobil, tetapi memiliki perhitungan kecepatan yang baik.

Sebaliknya,  wanita dianggap lebih waspada saat mengendarai mobil, tetapi payah saat harus melakukan parkir khususnya paralel.

Terbuktikah mitos tersebut, situs AAA New York membeberkan fakta-faktanya:

2 dari 3 halaman

1. Pria Mengambil Lebih Banyak Risiko

Dalam sebuah penelitian, sama halnya seperti menjaga penampilan, para pria cenderung lebih sembrono dalam hal mengemudi mobil. Mereka sering mengemudi dengan kecepatan tinggi, mengambil jarak yang dekat dengan kendaraan yang ada di depannya, bahkan tidak memakai sabuk pengaman saat mabuk.

Bahkan beberapa pria cenderung nekat untuk memarkir mobil dengan waktu yang singkat dan berisiko saat sedang terburu-buru, ujar Tom Vanderbilt, penulis buku TRAFFIC: WHY WE DRIVE THE WAY WE DO (AND WHAT IT SAYS ABOUT US).

Fakta Pria Saat Mengemudi

Walaupun terkenal sebagai pengemudi ugal-ugalan, sebenarnya pria lebih mahir dalam urusan mengemudikan mobil dibanding perempuan.

Tetapi dengan adanya kebiasaan dari kebanyakan pria untuk mengambil risiko saat mengemudi, kemampuan ini jadi tidak ada artinya.

Berdasarkan sebuah penelitian, pria tiga kali lebih mudah menjadi pengemudi agresif dibandingkan wanita dan lebih dari 25 persen kecelakaan disebabkan karenanya.

 

3 dari 3 halaman

2. Beda Tipis

Jika kecelakaan kendaraan sering disebabkan oleh pria lebih banyak dibandingkan wanita, selisih ini sebenarnya makin kecil dari hari ke hari.

Hal ini disebabkan karena semakin hari makin banyak wanita yang sudah mahir mengemudikan mobil dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dengan begitu, konsekuensi yang timbul adalah makin banyak wanita yang juga ugal-ugalan dan ngebut di jalan raya.

Kebiasaan mengemudi agresif ini bahkan meningkatkan kecelakaan fatal yang disebabkan pengemudi wanita.

Sulit Menentukan Mana Yang Lebih

Baik Persepsi yang terlanjur terbentuk bahwa wanita lemah dalam mengemudikan mobil secara tidak langsung bisa mengurangi kinerja wanita.

Padahal dalam penelitian lain, para psikolog menyatakan bahwa sulit untuk menentukan apakah para pria benar-benar pengemudi yang baik dibandingkan wanita, atau para pria lebih percaya diri karena anggapan bahwa mereka dianggap pengemudi yang lebih baik sehingga menunjukkan performa yang jitu.

Karena itu, selain kemampuan, percaya diri sangat diperlukan saat mengemudikan mobil.

Kesimpulan:

Selain kemahiran dalam mengemudikan mobil (serta mengetahui peraturan lalu lintas), baik pria ataupun wanita harus memiliki rasa percaya diri saat mengendarainya. Selalu memakai sabuk pengaman, berhenti saat mengantuk dan menepi jika menerima panggilan telepon. Utamakan keselamatan Anda dan keluarga.

Artikel Selanjutnya
Bolehkah Mengemudi Tanpa Alas Kaki?
Artikel Selanjutnya
4 Kerugian Tak Membawa Air Mineral Saat Mengemudi