Sukses

7 Lampu Indikator Ini Perlu Diketahui, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah mobil keluaran terbaru akan sangat menarik jika mengusung berbagai ubahan, termasuk disematkannya teknologi dan fitur anyar.

Selain itu, mobil-mobil anyar juga terasa lebih ciamik dengan hadirnya sejumlah lampu indikator yang terdapat di panel meter.

Namun demikian ternyata masih banyak pemilik mobil yang bingung serta memahami apa arti dari lampu indikator tersebut.

Sebagaimana dilansir situs resmi Nissan, beberapa tanda peringatan lampu indikator memberikan pertanda penting untuk keselamatan dan kenyamanan selama berkendara.

Nah, ada beberapa peringatan lampu indikator di panel meter yang wajib untuk diketahui, antara lain:

 

1 dari 8 halaman

1. Tanda Temperatur

Mungkin Anda langsung menebak bahwa hal ini disebabkan oleh suhu mesin yang terlalu panas. Mesin yang terlalu panas bisa membuat mesin mati (overheat). Bila tanda tersebut menyala, matikan AC, radio, serta sistem lainnya.

Menepilah dan telepon bantuan mekanik untuk memperbaikinya. Bila Anda ingin menambahkan cairan pendingin, jangan langsung membuka radiator saat itu juga.

Tunggu 30 menit hingga suhu radiator lebih dingin agar cairan panas serta uap tidak menyembur mengenai Anda.

2 dari 8 halaman

2. Tanda Tekanan Oli

Bila menyala, tanda ini menunjukkan bahwa mesin mobil Anda kekurangan oli. Bila tekanan oli kurang, mesin mobil Anda akan cepat rusak dan membuat kinerja mobil semakin kurang optimal.

Memang sebenarnya hanya perlu menambahkan oli untuk masalah ini. Namun bisa saja, ada penyebab lain yang menjadi sumber masalahnya. Bila hal ini tetap terjadi meskipun Anda sudah menambahkan oli, sebaiknya segera hubungi mekanik terpercaya.

 

3 dari 8 halaman

3. Tanda Cek Mesin

Tanda check engine atau cek mesin sebenarnya bisa menunjukan beragam hal yang menjadi sumber masalah pada mobil Anda. Bisa jadi karena penutup bensin yang tak cukup erat atau mungkin bisa karena ada komponen mesin yang butuh diganti.

Bila tanda ini menyala, jangan panik. Anda bisa langsung menuju ke bengkel dan minta bantuan kepada mekanik Anda untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah tersebut.

 

4 dari 8 halaman

4. Tanda Tekanan Ban

Tanda ini akan menyala bila tekanan ban pada salah satu atau beberapa roda di mobil Anda berkurang. Kurangnya tekanan pada ban berakibat pada borosnya penggunaan bahan bakar hingga menyebabkan kecelakaan akibat ban terselip di jalanan yang basah.

Sesegera mungkin pergilah ke SPBU atau balik ke rumah apabila hal ini terjadi. Namun perlu diingat, ban yang kempes bila digunakan terlalu jauh atau terlalu cepat akan rusak secara permanen. 

5 dari 8 halaman

5. Tanda Tangki Bahan Bakar

Jika tanda ini menyala, maka bahan bakar di tangki Anda terlalu rendah atau bahkan hampir habis. Biasanya, tanda ini menyala ketika isi tangki tersisa seperdelapannya. Bila cukup waktu untuk pergi ke SPBU, sebaiknya segera saja isi bahan bakar Anda.

Namun jangan memaksakan hal tersebut karena habisnya bahan bakar di tengah jalan akan membahayakan Anda dan pengendara lain di jalan raya.

 

 

6 dari 8 halaman

6. Tanda Baterai

Jika tanda ini nyala berarti menandakan bahwa kondisi baterai atau aki mobil Anda bermasalah. Masalah tersebut bisa saja terjadi karena kabel yang dipasang kurang bagus, aki yangsudah rusak atau alternator yang butuh diperbaiki.

Bila hal ini terjadi, maka tidak ada cara lain selain mengganti komponen tersebut.

7 dari 8 halaman

7. Tanda Sabuk Pengaman

Segera pasang sabuk pengaman Andabila tanda ini menyala. Jangan pernah lalai dengan keamanan berkendara hanya karena malas memasangnya. Ingatkan juga untuk setiap penumpang agar menggunakan sabuk pengaman dengan tepat.

Dengan memerhatikan tanda lampu indikator yang disebutkan di atas, berarti Anda mendukung keamanan dalam berkendara.

 

Artikel Selanjutnya
5 Tips Dongkrak Sinyal WiFi di Smartphone, Apa Saja?
Artikel Selanjutnya
Cuci Motor Meningkatkan Performa, Mungkinkah?