Liputan6.com, Tokyo - Satu lagi, hypercar berharga selangit 'tumbang' di jalan raya. Kini, giliran sebuah McLaren P1 berkelir kuning asal Negeri Sakura, Jepang, yang terlibat insiden di gerbang tol. Supercar asal Inggris tersebut harus tak berkutik setelah tersangkut separator yang membatasi loket pada gerbang tol.
Menurut penuturan saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut, uniknya, McLaren P1 tersebut sebelumnya tak sedang melaju dalam kecepatan tinggi.
Dugaan sementara menyebutkan, jika tersangkutnya supercar berwarna kuning ini lebih disebabkan karena si pengemudi menginjak gas terlalu dalam saat antri untuk masuk tol. Demikian dilansir dari GTSpirit, Selasa (11/11/2014).
Dorongan tenaga yang begitu beringas dari mesin V8 berkapasitas 3,8 liter ini bukan tak mungkin mengecoh sang pengendara. Akibatnya, McLaren P1 tersebut harus hilang kendali dan tergelincir ke atas separator. Mobil pun lantas tersangkut, dan sang pemilik kesulitan untuk menurunkan mobilnya kembali ke jalanan.
Dikabarkan, si pengemudi McLaren P1 tersebut dalam keadaan selamat dan tak mengalami luka-luka apapun. Akibat insiden ini, McLaren P1 mengalami kerusakan ringan yang meliputi bodi kit pada bumper depan serta kolong mobil yang penyok akibat menghantam separator.
McLaren membanderol supercar berpenggerak hibrida yang mereka ciptakan ini dengan harga mencapai 1,98 juta Pound Sterling. Dengan tingkat kerusakan seperti itu, tentu si pemilik McLaren P1 tak perlu merogoh kocek cukup dalam untuk memperbaikinya.
McLaren P1 diproduksi dengan jumlah amat terbatas yakni hanya 375 unit saja di seluruh dunia. Di pasaran, supercar ini bersaing dengan Porsche 918 dan Ferrari LaFerrari. (Ysp/Des)
'Tergelincir', McLaren P1 Nyangkut di Separator Jalan Tol
Kejadian ini diakibatkan human error, dimana pengemudi kurang mahir dalam mengendarai supercar.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/764345/original/090266200_1415684238-247149731725330028.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)