DKI Tawarkan 41 Aset Milik SKPD, Bidik Investasi Rp 13,1 T

Jakarta membuka peluang investasi dari 41 aset dengan nilai fantastis.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 13:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemprov DKI tawarkan 41 aset potensial senilai Rp 13,1 T melalui JAFEX 2026.
  • Tujuannya adalah optimalkan aset daerah sebagai instrumen pembangunan dan penggerak ekonomi.
  • JAFEX 2026 membuka kolaborasi investor demi Jakarta sebagai kota global.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) dki">DKI Jakarta menawarkan 41 aset potensial milik 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kepada investor nasional dan global melalui Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026. Total rencana investasi dari pemanfaatan aset tersebut diperkirakan mencapai Rp 13,1 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, penawaran aset tersebut menjadi bagian dari upaya Jakarta mengoptimalkan aset daerah sebagai instrumen pembangunan dan penggerak ekonomi.

“Total aset potensial yang ditawarkan dalam forum Jakarta Asset ini adalah sebesar 41 aset dari 13 SKPD yang ada di Provinsi DKI Jakarta dengan rencana investasi kurang lebih Rp 13,1 triliun,” kata Faisal dalam acara JAFEX 2026 di St. Regis, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Faisal mengatakan aset daerah tidak lagi cukup dipandang sebagai kekayaan yang hanya dicatat, dimanfaatkan, dan diamankan. Menurut dia, aset harus dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan Jakarta sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi.

“Aset tidak lagi cukup dipandang sebagai sebuah kekayaan yang hanya dicatat, dimanfaatkan, diamankan, tetapi aset harus menjadi salah satu instrumen pembangunan, penggerak ekonomi, pembentuk kawasan serta katalisator investasi dan kolaborasi,” ujarnya.

Melalui JAFEX 2026, Pemprov DKI Jakarta mempertemukan potensi aset daerah dengan gagasan investasi, teknologi, pengalaman, dan jaringan yang dimiliki dunia usaha serta mitra strategis.

Faisal menyebut forum tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI membuka peluang kerja sama dengan investor nasional maupun global.

“Kami ingin mengirimkan satu pesan yang jelas: Jakarta is open for collaboration. Jakarta terbuka terhadap ide baru, investasi yang berkualitas, kemitraan jangka panjang dan modal pengembangan untuk pembangunan,” katanya.

 

Investor Nasional dan Global.

JAFEX 2026 diikuti sekitar 400 undangan yang berasal dari perwakilan negara sahabat, SKPD DKI Jakarta, BUMN, BUMD, serta investor swasta nasional dan global.

Pelaksanaan JAFEX 2026 didasarkan pada Instruksi Gubernur Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Jakarta Asset Forum and Expo 2026.

Faisal mengatakan optimalisasi aset tersebut diarahkan untuk mendukung Jakarta dalam perjalanan menjadi kota global yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.

“Jakarta sedang berada pada fase penting dalam perjalanan menuju kota global yang semakin kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Faisal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6