Polres Jakpus Limpahkan Kasus Bentrokan Menteng ke Polda Metro

Pihak kepolisian menegaskan akan menindak siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Diterbitkan 27 Juli 2026, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Proses hukum bentrok Jalan Tambak dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
  • Lima belas orang diperiksa, tiga terduga pelaku (S, T, U) masih diselidiki.
  • TNI-Polri amankan lokasi pascabentrokan, masyarakat diimbau tidak terprovokasi.

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Jakarta Pusat melimpahkan proses hukum perkara bentrok antarkelompok masyarakat di kawasan Jalan Tambak, Pegangsaan, Jakarta Pusat, kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung menyampaikan bahwa perkembangan perkara tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan secara intensif. Pihak kepolisian menegaskan akan menindak siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

"Saat ini proses hukum sedang berlangsung dan ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Reynold saat ditemui di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026) siang WIB.

Reynold menjelaskan, sebanyak 15 orang yang sebelumnya diamankan terkait bentrokan tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Masih berlanjut. Saat ini secara intensif dilakukan di Polda Metro Jaya. Jadi lanjutannya ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," jelas Reynold.

Terkait penetapan tersangka, Reynold menyebut, hingga saat ini pihak kepolisian masih memeriksa tiga terduga pelaku berinisial S, T, dan U. Namun, ia enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai status hukum ketiganya.

"Iya, tiga orang yang awal, yaitu S, T, dan U, sudah dilakukan pemeriksaan terkait perbuatan yang dilakukan di lokasi," kata Reynold.

 

Pengamanan Pascabentrokan

Saat ini, Polres Metro Jakarta Pusat memfokuskan pengamanan dan upaya pencegahan pascabentrokan. Pihaknya bersama TNI melakukan penjagaan di sekitar lokasi.

Pengamanan TNI-Polri difokuskan di depan Masjid Jami Matraman dan Jalan Pegangsaan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Sebanyak satu kompi personel Polda Metro Jaya dan satu kompi personel Kodam Jaya dikerahkan untuk membantu pengamanan.

Lebih jauh, Reynold mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Warga juga diminta tidak bereaksi berlebihan serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

"Kami juga mohon pada kesempatan ini kepada masyarakat agar tidak melakukan pemberitaan yang berlebihan dan menggunakan media sosial dengan baik dan benar," ucapnya.

"Tentunya saat ini seluruh penanganan telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Percayakan kepada kami, jajaran Polda Metro Jaya, dalam melaksanakan proses penegakan hukum," kata Reynold.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6