Eks Jampidsus Febrie Diperiksa 10 Jam, Ini yang Ditanyakan Penyidik

Febrie diperiksa terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berhubungan dengan penanganan kasus PT Asabri.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 22:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah diperiksa 10 jam sebagai tersangka.
  • Febrie membantah tuduhan menerima uang Rp 50 miliar dari Tan Kian.
  • Pemeriksaan terkait TPPU Asabri; Febrie tidak ditahan setelahnya.

Liputan6.com, Jakarta - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengungkapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mendapat 18 pertanyaan saat diperiksa sebagai tersangka di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).

Seluruh pertanyaan disebut telah dijawab dan Febrie tidak ditahan usai pemeriksaan. Hotman mengatakan pemeriksaan berlangsung sekitar 10 jam. Ia tiba di Kejaksaan Agung sekitar pukul 09.45 WIB dan baru meninggalkan lokasi pukul 19.57 WIB.

"Hari ini sudah di-BAP dari pagi sampai baru selesai. Ada 18 pertanyaan," kata Hotman.

Menurut dia, pemeriksaan kali ini hanya berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berhubungan dengan penanganan kasus PT Asabri.

Hotman menyebut masih ada dua perkara lain yang juga dikaitkan dengan Febrie, yakni dugaan kasus blackout di Sumatera dan dugaan korupsi PT Krakatau Steel.

"Hari ini hanya sebatas kasus PT Asabri. Masih ada dua perkara lain, yakni blackout di Sumatera dan PT Krakatau Steel," ujarnya.

 

Dicecar 18 Pertanyaan

Dia menjelaskan, salah satu materi pemeriksaan menyangkut tuduhan bahwa Febrie menerima uang lebih dari Rp 50 miliar dari Tan Kian. Menurut Hotman, tuduhan tersebut dibantah oleh kliennya.

"Ada 18 pertanyaan yang pada dasarnya menyangkut apakah benar Tan Kian memberikan uang lebih dari Rp 50 miliar. Jawabannya tidak. Menyangkut uang tidak ada," tegasnya.

Selain itu, penyidik juga mendalami keterkaitan Febrie dengan Kafe de'Clan, sebuah rumah di Sentul, serta money changer yang disebut dalam perkara tersebut.

Hotman menegaskan Febrie membantah mengetahui keberadaan uang maupun renovasi di lokasi-lokasi tersebut.

"Baik soal renovasi, tempat penyimpanan uang di resto maupun di Sentul, dia tidak tahu-menahu. Semua tuduhan itu dibantah," ujar Hotman.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6