Naik Bus Transjakarta ke SCTV Tower, Ahok: Saya `Dipaksa`!

Jalanan yang macet membuat Ahok harus menumpang Transjakarta. Ini kisahnya.

Diterbitkan 16 Januari 2014, 01:45 WIB
Copy Link
Batalkan
Kemacetan yang ada di DKI Jakarta hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Solusi yang ditawarkan pun belum maksimal.

Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun menceritakan pengalamannya terjebak kemacetan, saat hendak berkunjung ke SCTV Tower di bilangan Senayan.

Ia harus datang cepat, untuk menjadi narasumber dalam program talkshow 'Interupsi' yang disiarkan oleh Indosiar dan dipandu oleh Tina Talisa. Namun kondisi jalanan yang macet, tak memungkinkan baginya menumpang kendaraan pribadi.

"Saya dipaksa naik Transjakarta. Karena saya harus sampe di sini. Lebih baik naik Transjakarta. Macet kan," ujar pria yang akrab disapa Ahok di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2014).

Lebih lanjut, Ahok mengatakan sudah ada kemajuan terhadap fasilitas dari bus Transjakarta.

"Saya kira suspensinya cukup nyaman. AC-nya juga. Kalo tidak steril tidak nyaman. Berdiri juga nggak papa, tapi lancar. Wapres juga sudah minta mensterilkan busway. Target harus ada tiap 7-10 menit. Kita sudah punya BUMD jadi kita akan rekrut busnya," ungkap Ahok.

"Koridor I itu cukup baik," puji Ahok

Menurut Ahok, satu-satunya cara mengatasi kemacetan adalah dengan membuat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi kepada angkutan transportasi umum. (Tnt)

Baca juga:

[VIDEO] Tetap Naik Mobil Dinas, Ahok Tak Satu Kata dengan Jokowi?
Tak `Puasa` Bawa Kendaraan, Jokowi Ultimatum Ahok: 3 Bulan Ini!
Macet Parah Imbas Perbaikan Jalan Ambles di TB Simatupang

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, politikus yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta
    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, politikus yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta
    Ahok
  • liputan6
    Transjakarta adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang beroperasi sejak tahun 2004 di Ja
    Transjakarta