Kasus Hanania Travel, Influencer Umrah Gratis Plus Uang Saku

Fakta itu terungkap dari pemeriksaan sejumlah influencer yang telah dipanggil sebagai saksi.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 17:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap sejumlah influencer yang bekerja sama dengan Hanania Travel tak hanya mendapat fasilitas umrah gratis. Sebagian dari mereka juga menerima uang saku dengan nominal yang bervariasi.

Fakta itu terungkap dari pemeriksaan sejumlah influencer yang telah dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah Hanania Travel.

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan pemberian uang saku menjadi salah satu temuan yang didalami penyidik.

“Selain paket umrah juga diberikan uang saku, jumlahnya bervariasi,” kata Andaru kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (11/6/2026).

Meski demikian, hingga saat ini baru satu saksi yang secara sukarela mengembalikan uang yang diterimanya kepada penyidik. Saksi tersebut adalah pembawa acara Anwar Sanjaya yang sebelumnya telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

“Sampai sekarang memang baru Saudara SA yang mengembalikan uang saku. Itu juga dari keinginan dia sendiri,” ujarnya.

Menurut Andaru, uang yang diserahkan Anwar Sanjaya kemudian langsung disita penyidik untuk kepentingan proses hukum. Penyitaan dilakukan karena uang tersebut dinilai berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.

“Penyidik kemudian melakukan penyitaan terhadap uang saku tersebut dan akan diperlakukan sebagai barang bukti yang nanti menjadi satu dalam berkas perkara,” ujar dia.

Anwar Sanjaya Diperiksa

Sebelumnya, pembawa acara Anwar Sanjaya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah Hanania Travel, Rabu (10/6/2026).

Usai diperiksa, Anwar mengaku telah menyerahkan seluruh uang saku yang diterimanya dari pihak travel kepada penyidik.

“Hari ini dengan sadar dan prihatin terhadap situasi yang terjadi, uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian,” kata Anwar kepada wartawan.

Menurut Anwar, langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para jemaah Hanania yang gagal berangkat umrah.

“Semoga bisa membantu memulihkan jemaah-jemaah yang terdampak dan tidak bisa berangkat,” ujarnya.

Saat ditanya jumlah uang saku yang telah diserahkan kepada penyidik, Anwar enggan menyebut nominalnya.

“Soal nominal bukan kapasitas saya untuk menyampaikan. Seluruhnya sudah saya serahkan ke pihak kepolisian,” ujar dia.

Anwar mengaku datang memenuhi panggilan secara kooperatif. Dalam peameriksaan tersebut, dia menjawab sejumlah pertanyaan terkait kerja samanya dengan Hanania Travel.

“Saya datang untuk membantu kepolisian memulihkan keadilan untuk para jemaah yang gagal berangkat,” katanya.

 

Anwar Bantah Terima Uang

Di hadapan penyidik, Anwar juga meluruskan isu yang beredar soal dugaan aliran dana dari Hanania Travel. Dia menegaskan tidak pernah menerima bayaran sebagai endorser.

“Saya tidak menerima sedikit pun aliran dana dari Hanania,” tegasnya.

Menurut Anwar, bentuk kerja sama yang dijalin dengan Hanania hanyalah barter perjalanan umrah. Sebagai bagian dari kerja sama itu, dirinya hanya memperoleh fasilitas keberangkatan dan uang saku selama berada di Tanah Suci.

“Bentuk kerja samanya barter. Saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapatkan uang saku selama perjalanan di sana,” ujarnya.

Anwar mengaku turut merasakan kesedihan para calon jemaah yang gagal berangkat. Sebab, banyak di antara mereka yang harus menabung bertahun-tahun demi bisa beribadah ke Tanah Suci.

“Saya tahu sekali rasanya sedih. Banyak jemaah yang mengumpulkan uang bertahun-tahun untuk berangkat umrah. Saya turut prihatin dan mendoakan mereka,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6