- Meiska Adinda merangkai tiga lagu tentang romansa anak muda yang saling berhubungan.
- Lagu-lagunya menggambarkan fase ditinggalkan, bertahan, dan menyukai yang tak bisa dimiliki.
- Ingin Kumiliki adalah interpretasi baru Meiska atas lagu Tohpati yang populer.
Liputan6.com, Jakarta - Meiska Adinda menautkan tiga kisah romansa anak muda lewat rangkaian lagu yang saling menyambung. Dimulai dari fase ditinggalkan tanpa penjelasan, berlanjut ke upaya mempertahankan hubungan yang tak lagi sejalan, hingga perasaan menyukai seseorang yang tak bisa dimiliki.
“Karena terkadang, hal yang paling sulit dari sebuah hubungan bukanlah kehilangan seseorang, melainkan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan penjelasan,” sambung Meiska.
Perjalanan itu bermula melalui Hilang Tanpa Bilang, lalu berlanjut ke Keras Kepala, dan kini memasuki babak baru lewat Ingin Kumiliki. Tiga lagu dengan kisah berbeda ini hadir dekat dengan pengalaman sehari-hari pendengar muda.
Dari Ghosting ke Bertahan: Dua Kisah Awal Meiska Adinda
Debut cerita Meiska dimulai dengan Hilang Tanpa Bilang, yang mengangkat fenomena ghosting. Kesederhanaan narasi tanpa penjelasan yang jelas membuat lagu ini mudah menyentuh, karena banyak yang pernah mengalami ditinggalkan begitu saja tanpa kepastian.
"Karena terkadang, hal yang paling sulit dari sebuah hubungan bukanlah kehilangan seseorang, melainkan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan penjelasan," sambung Meiska.
Setelah fase ditinggalkan, Meiska mengajak pendengarnya melangkah ke bab berikutnya lewat Keras Kepala. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang sebenarnya paham hubungannya tidak akan berakhir sesuai harapan, namun tetap memilih bertahan.
"Karena pada akhirnya, banyak orang pernah menjadi 'keras kepala' ketika berurusan dengan perasaan," jelas wanita asal Bali tersebut.
Versi Baru Ingin Kumiliki Bersama Tohpati
Kini Meiska membawa ceritanya ke arah berbeda melalui Ingin Kumiliki, lagu ciptaan Tohpati yang sebelumnya dipopulerkan oleh Ruth Sahanaya. Dalam versi terbaru, Tohpati kembali turun tangan menggarap aransemen yang lebih modern dan menggandeng Meiska sebagai vokalis.
Membawakan ulang karya dengan sejarah panjang tentu menuntut kehati-hatian, karena pendengar sudah memiliki ingatan kuat terhadap versi sebelumnya. Meiska memilih tidak menggantikan, melainkan menghadirkan sudut pandang yang sesuai dengan karakternya.
"Membawakan kembali lagu yang sudah memiliki sejarah berarti harus berhadapan dengan ekspektasi pendengar yang telah mengenal versi sebelumnya. Namun, alih-alih mencoba menggantikan versi Ruth Sahanaya, Meiska memilih memberikan interpretasinya sendiri," kata Meiska.
Kolaborasi ini menambah dimensi baru pada benang merah cerita yang telah ia bangun sejak dua rilisan awalnya, tanpa melepas esensi karya asli.
Satu Emosi, Tiga Cerita
Meski masing-masing lagu menghadirkan alur yang berbeda, ketiganya bertemu pada satu emosi yang sama, yaitu hati yang menginginkan sesuatu yang tidak selalu bisa didapatkan. Itulah titik temu yang menyatukan Hilang Tanpa Bilang, Keras Kepala, dan Ingin Kumiliki.
Mereka yang pernah di-ghosting dapat menemukan kisahnya dalam Hilang Tanpa Bilang. Sementara itu, yang masih bertahan meski tahu seharusnya pergi akan merasa terwakili lewat Keras Kepala. Bagi yang menyukai seseorang yang tak mungkin dimiliki, Ingin Kumiliki menjadi cermin perasaannya.
Lewat rangkaian ini, Meiska Adinda perlahan membentuk identitas musikal sebagai penyanyi yang mampu menerjemahkan cerita-cerita emosional menjadi karya yang terasa dekat di telinga siapa pun yang mendengarkan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9134026/original/050942300_1783073986-lestikejora_0307-HLL6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3240979/original/034838700_1600333608-cek_fakta_dunkin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325839/original/017388300_1786941962-SaveClip.App_774018427_18654331219062582_8550405466413949350_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345695/original/068718800_1789052305-25610.jpgLip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344715/original/016549900_1788976066-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_13.16.28.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344697/original/073488700_1788970022-Lip7WhatsApp_Image_2026-09-09_at_20.22.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482598/original/064780200_1769231845-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_19.56.59.jpeg)