Rumah milik Tianggur Simanjuntak (61) di Jalan Patra Jaya RT 03 RW 02, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat disatroni komplotan maling pada Selasa 19 November 2013 sore. Padahal saat kejadian, korban sedang berada di rumah.
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Herru Julianto mengatakan, modus komplotan itu menyamar sebagai petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.
Kemudian komplotan pelaku ini mengajak ngobrol korban di depan rumah korban dan berniat menebang pohon yang berada di rumah korban.
"Sebelum tahu rumahnya kemalingan, korban sempat diajak ngobrol sama 2 orang ini. Keduanya bermaksud menebang pohon di depan rumah korban," kata Herru ketika dihubungi, Kamis (21/11/2013).
Heru menambahkan, usai mengobrol selama kurang lebih 1 jam, kedua pelaku ini mengurungkan niatnya untuk menebang pohon. Korban pun kemudian masuk ke dalam rumah, dan terkejut saat mendapati kamarnya berantakan. Diduga ada pelaku lainnya yang merangsek masuk ke rumah korban dan mengambil barang-barang milik korban.
"Dari pengakuan korban, dia kehilangan uang tunai sebesar Rp 100 juta dan perhiasan senilai Rp 50 juta," tambah Heru.
Polisi hingga kini masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Pelaku diduga berjumlah 3 orang, dan mempunyai peran masing-masing.
"Masih kita selidiki, diduga ada 1 orang lagi yang merangsek masuk ke rumah korban dan mengambil barang-barang milik korban," ujar Heru. (Mvi)
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Herru Julianto mengatakan, modus komplotan itu menyamar sebagai petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.
Kemudian komplotan pelaku ini mengajak ngobrol korban di depan rumah korban dan berniat menebang pohon yang berada di rumah korban.
"Sebelum tahu rumahnya kemalingan, korban sempat diajak ngobrol sama 2 orang ini. Keduanya bermaksud menebang pohon di depan rumah korban," kata Herru ketika dihubungi, Kamis (21/11/2013).
Heru menambahkan, usai mengobrol selama kurang lebih 1 jam, kedua pelaku ini mengurungkan niatnya untuk menebang pohon. Korban pun kemudian masuk ke dalam rumah, dan terkejut saat mendapati kamarnya berantakan. Diduga ada pelaku lainnya yang merangsek masuk ke rumah korban dan mengambil barang-barang milik korban.
"Dari pengakuan korban, dia kehilangan uang tunai sebesar Rp 100 juta dan perhiasan senilai Rp 50 juta," tambah Heru.
Polisi hingga kini masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Pelaku diduga berjumlah 3 orang, dan mempunyai peran masing-masing.
"Masih kita selidiki, diduga ada 1 orang lagi yang merangsek masuk ke rumah korban dan mengambil barang-barang milik korban," ujar Heru. (Mvi)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311330/original/051013700_1785399316-Screenshot_2026-07-30_144448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455556/original/058687200_1766711056-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-26T080132.246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311263/original/065323400_1785395699-cek_fakta_-_pppk_guru_sekolah_rakyat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4080/original/pencurian130423c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311377/original/004428500_1785401350-Polisi_ringkus_pelaku_pembunuhan_mahasiswi_di_NTB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310788/original/010194600_1785345089-0f293763-48a3-4609-a0f3-b26e0163f1d8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310613/original/012280000_1785325812-1001508390.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310567/original/077244200_1785321893-VID-20260728-WA0079_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310548/original/025836800_1785321333-25271a80-f69c-44b8-9755-7a00d3d3346b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309994/original/029297500_1785301667-68e76937-c18d-4e44-8cfc-d5fac91466af.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310267/original/013606300_1785312198-1001507715.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310007/original/013349400_1785302408-Martabak.jpg)