Sukses

Nurhayati Demokrat: Saya Tak Berniat Serang Jokowi

Wakil Ketua Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengaku tak berniat menyerang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dengan pernyataan soal kebakaran rumah warga. Dia mengatakan, pernyataan itu dikeluarkannya secara spontan.

"Jadi sebetulnya ini kan spontanitas ketika ditanya wartawan. Saya ini kan relawan, dan saya sewaktu itu menelpon teman-teman saya relawan untuk membantu. Saya sama sekali tidak maksud menyerang Jokowi," kata Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Sebelumnya, Nurhayati mengatakan, jelang setahun Jokowi-Ahok ada sekitar 1.000 rumah yang terbakar di Kelapa Gading. Sedangkan pada masa kepemimpinan Fauzi Bowo tidak pernah terjadi kebakaran sebesar itu.

Untuk diketahui, dalam Pilkada DKI 2012 silam, Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memang diusung PDIP-Gerindra. Sementara, Fauzi Bowo atau Foke merupakan jago dari Demokrat.

Namun kali ini Nurhayati mengaku punya keyakinan bahwa Jokowi mampu mengatasi masalah kebakaran yang kerap terjadi di permukiman padat penduduk. "Dalam hal ini, saya yakin Jokowi bisa mengatasi dan harus ingat masyarakat miskin menjadi korban," ucapnya.

Ketua Fraksi Demokrat itu juga ingin berdamai dengan Jokowi. Ia mengaku ingin punya banyak teman ketimbang musuh.

"Saya lebih suka punya teman banyak. Dan saya juga tidak ada kepentingan, juga dengan Demokrat," imbuh Nurhayati.

Soal kritik Nurhayati ini, Jokowi juga sudah angkat suara. Kader PDIP itu menjelaskan, penyebab utama kebakaran yang kerap terjadi di Jakarta karena masalah korsleting listrik. Selain itu Jakarta memiliki banyak pemukiman padat penduduk dan hunian ilegal yang listrinya tidak bisa terjamin dengan aman. (Eks/Mut)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS