Malam Panjang Warga Bukittinggi, Listrik dan Sinyal Padam Bersamaan

Warga Bukittinggi kesulitan mencari tahu informasi dan berkomunikasi akibat listrik dan sinyal padam.

Diterbitkan 23 Mei 2026, 13:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Warga Bukittinggi keluhkan pemadaman listrik 15 jam.
  • Pemadaman juga sebabkan hilangnya sinyal internet hingga dini hari.
  • Warga bergantung pada lilin dan khawatir keluar rumah.

Liputan6.com, Jakarta - Putri, salah satu warga Kota Bukittinggi, Sumatra Barat mengeluhkan soal pemadaman listrik di wilayahnya pada Jumat (22/5/2026) malam hingga Sabtu (23/5/2026) pagi. Total 15 jam Putri dan keluarganya mengalami pemadaman listrik.

"Barusan baru hidup di jam 10.15 tadi, aku di Bukittinggi. Hampir 15 jam (mati listrik), dari jam 18.44 sampai jam 10.15," kata Putri saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (23/5/2026).

Tak hanya lampu dan listrik saja yang padam, Putri mengatakan sinyal internet di ponselnya pun ikut hilang sampai pukul 03.00 WIB dini hari. Sehingga, dia kesulitan mencari tahu informasi dan berkomunikasi.

"Jaringan ponsel pun sempat hilang sinyal sampai jam 3 pagi," ujarnya.

Putri pun hanya berdiam diri di rumahnya sembari berharap dan menunggu listrik segera menyala. Dia mengaku tak berani keluar rumah karena kondisi gelap gulita saat malam hari.

"Aku sih enggak (keluar) ya. Soalnya mau kemana pun semuanya gelap gulita. Lagian juga udah malam agak khawatir juga ninggalin rumah," tutur Putri.

 

Cahaya dari Lilin

Selama listrik padam, Putri hanya bergantung pada lilin untuk pencahayaan di malam hari. Dia bersyukur listrik di Bukittinggi dapat pulih dan menyala kembali.

"Soalnya mendadak jadi cuma ada lilin. Ada beberapa orang (di rumah) salah satunya lansia," ucap dia.

"Sudah pulih kak Alhamdulillah," sambung Putri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6