Momen Kapolri - Jaksa Agung Kembali Duduk 1 Meja, Kini Didampingi Ketua KPK

Kemarin, keduanya bertemu di tengan sorotan kasus korupsi eks Jampidsus Febrie.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 15:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolri dan Jaksa Agung hadiri peluncuran buku Anotasi KUHAP 2025.
  • Buku ini bertujuan jelaskan KUHAP agar mudah dimengerti publik dan aparat.
  • Pertemuan ini lanjutan setelah bahas kasus Febrie Adriansyah sebelumnya.

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali bertemu. Keduanya menghadiri peluncuran buku Anotasi KUHAP 2025 di gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Selain Kapolri dan Jaksa Agung, acara itu turut dihadiri Wamenkum Eddy Hiariej, Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Yanto dan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.

"Hari ini kami menyampaikan launching buku anotasi KUHAP. Artinya, catatan terhadap KUHAP. Kenapa? Karena setiap undang-undang itu kan pasti akan diinterpretasikan macam-macam oleh orang," ujar Habiburokhman membuka acara.

Kapolri, Ketua KPK hingga Jaksa Agung duduk satu meja. Mereka tampak akrab, terlihat saling mengobrol.

 

Peluncuran Buku Anotasi KUHAP

Menurut Habiburokhman, KUHAP harus mudah dimengerti publik dan aparat dan pembuat UU harus mampu menjelaskan.

​"Kalau ada hal yang kurang jelas, maka publik kan harus mempunyai hak untuk bertanya meminta kejelasan. Nah, ke mana bertanyanya? Yang paling, paling tepat adalah bertanya kepada orang yang membuatnya. Ya, makanya kami bikin ini penjelasan atau anotasi terhadap KUHAP ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri dan Jaksa Agung juga bertemu di Gedung Kejaksaan Agung pada Senin (13/7/2026) kemarin. Pertemuan mereka untuk silaturhami sekaligus membahas penanganan perkara dugaan korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang akhirnya dilimpahkan ke Korps Adhyaksa dari Kortas Polri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6