Pemadaman Listrik Bergilir di Sumut: Sehari 4 Jam Mati Lampu

Warga mendapat info pemadaman bergilir yang terjadi karena masih ada perbaikan usai blackout pada Mei 2026 lalu.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 13:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Listrik Sumatra padam Mei 2026 akibat gangguan transmisi di Jambi karena cuaca buruk.
  • Aceh dan Sumatra Utara paling terdampak, listrik pulih bertahap keesokan harinya.
  • Tiga pekan pasca-blackout, warga Sumut masih alami mati lampu sering dan tak menentu.

Liputan6.com, Jakarta - Aliran listrik di seluruh provinsi di Pulau Sumatra padam serentak atau mengalami blackout pada Mei 2026 lalu. Penyebabnya adalah gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, akibat cuaca buruk.

Wilayah Aceh dan Sumatra Utara termasuk daerah yang paling terdampak. Aliran listrik di kedua wilayah itu menyala secara bertahap hingga keesokan harinya.

Tiga pekan pascaperistiwa itu, warga di sejumlah daerah di Sumatra Utara mengeluhkan mati lampu yang masih sering terjadi, bahkan nyaris setiap hari.

"Masih ada mati lampu sampai sekarang, pernah sampai 4 jam," kata Nina, warga Deli Serdang, kepada Liputan6.com, Kamis (11/6/2026).

Waktu pemadaman tidak menentu. Kadang pagi hingga menjelang siang. Tak jarang pula menjelang magrib hingga tengah malam.

"Mana cuaca lagi panas, kalau mati lampu gerah sekali rasanya," ujarnya.

 

Pertanyakan Lambatnya Perbaikan

Nur, warga Simpang Limun, Medan, juga menceritakan hal yang sama. Beberapa kali rumahnya masih mengalami pemadaman listrik setelah insiden blackout Mei lalu.

"Masih ada juga, dua jam kadang lebih," ujarnya.

Nina mendapat informasi bahwa pemadaman bergilir ini masih terus terjadi karena proses perbaikan akibat dampak blackout lalu masih berlangsung.

"Katanya ini masih terdampak kemarin, tapi kenapa lama sekali. Sudah hampir tiga pekan dari kejadian, masa perbaikan belum beres-beres," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6