Liputan6.com, Jakarta - Asam urat tinggi sering berkembang tanpa menimbulkan keluhan berat pada tahap awal. Banyak orang baru menyadari kondisinya setelah muncul nyeri hebat di persendian atau gangguan lain. Padahal, ciri asam urat tinggi yang sering diabaikan dapat muncul jauh sebelum serangan terjadi sehingga penting dikenali sejak dini.
Berbagai perubahan pada tubuh kerap dianggap sebagai dampak kelelahan, aktivitas padat, atau pertambahan usia. Akibatnya, tanda-tanda awal luput dari perhatian hingga kadar asam urat terus meningkat. Memahami ciri asam urat tinggi yang sering diabaikan, bisa membantu seseorang mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.
Penumpukan asam urat tidak hanya memengaruhi kesehatan persendian, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan pada ginjal apabila tidak ditangani secara tepat. Mengenali ciri asam urat tinggi yang sering diabaikan menjadi bagian penting, dari upaya menjaga kesehatan tubuh melalui pola hidup lebih baik dan pemeriksaan medis bila diperlukan. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (14/7/2026).
Advertisement
1. Nyeri Ringan pada Persendian
Salah satu ciri paling awal yang sering muncul pada seseorang dengan kadar asam urat tinggi adalah timbulnya rasa nyeri ringan pada persendian. Keluhan ini umumnya berkembang secara perlahan sehingga banyak orang tidak langsung menyadari bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan penumpukan kristal asam urat. Tidak sedikit pula yang menganggap rasa nyeri itu hanyalah pegal biasa akibat aktivitas fisik, terlalu lama berdiri, kelelahan setelah bekerja, atau efek bertambahnya usia. Akibatnya, gejala awal sering diabaikan hingga akhirnya berkembang menjadi serangan yang jauh lebih berat.
Pada sebagian besar kasus, rasa nyeri pertama kali muncul di pangkal jempol kaki. Meski demikian, keluhan serupa juga dapat dirasakan pada persendian lain, seperti lutut, pergelangan kaki, siku, pergelangan tangan, maupun jari-jari tangan. Intensitas nyeri dapat berbeda pada setiap orang, mulai dari rasa tidak nyaman yang ringan hingga nyeri yang semakin meningkat apabila kadar asam urat terus bertambah tanpa mendapatkan penanganan yang tepat.
2. Kekakuan Sendi pada Pagi Hari
Banyak orang menganggap kekakuan sendi setelah bangun tidur sebagai hal yang wajar, terutama pada usia lanjut. Padahal, kondisi tersebut juga dapat menjadi salah satu tanda awal meningkatnya kadar asam urat di dalam tubuh. Kekakuan biasanya membuat persendian terasa sulit digerakkan selama beberapa menit setelah bangun tidur, kemudian perlahan membaik setelah tubuh mulai beraktivitas.
Apabila kekakuan muncul secara berulang tanpa penyebab yang jelas, berlangsung cukup lama, atau disertai rasa nyeri maupun pembengkakan, sebaiknya jangan mengabaikannya. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya peningkatan kadar asam urat yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
3. Sendi Terasa Hangat
Peradangan yang dipicu oleh endapan kristal asam urat menyebabkan aliran darah menuju area persendian meningkat. Kondisi tersebut membuat bagian sendi yang terdampak terasa lebih hangat dibandingkan jaringan di sekitarnya. Pada beberapa kasus, sensasi hangat bahkan dapat dirasakan dengan jelas ketika area tersebut disentuh menggunakan tangan.
Gejala ini umumnya muncul sebelum rasa nyeri mencapai intensitas yang lebih berat. Oleh sebab itu, apabila sendi terasa hangat tanpa mengalami benturan atau cedera sebelumnya, kondisi tersebut patut diwaspadai sebagai salah satu kemungkinan tanda awal serangan asam urat.
Â
Advertisement
4. Pembengkakan Ringan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762850/original/041918700_1709637215-towfiqu-barbhuiya-3AsiVDsZnHg-unsplash.jpg)
Pada tahap awal, pembengkakan akibat asam urat sering kali berlangsung secara perlahan dan tidak terlalu mencolok. Ukuran sendi mungkin hanya tampak sedikit lebih besar dibandingkan biasanya sehingga banyak orang tidak menyadari adanya perubahan tersebut. Bahkan, sebagian penderita baru menyadari pembengkakan setelah membandingkan bentuk persendian kanan dan kiri.
Walaupun terlihat ringan, pembengkakan sebenarnya merupakan tanda bahwa tubuh sedang mengalami proses peradangan akibat keberadaan kristal asam urat di dalam persendian. Apabila tidak segera ditangani, pembengkakan dapat bertambah parah dan disertai nyeri yang lebih hebat pada serangan berikutnya.
5. Kemerahan pada Area Sendi
Kulit di sekitar persendian yang mengalami peradangan sering kali tampak berubah menjadi kemerahan. Perubahan warna tersebut terjadi akibat meningkatnya aliran darah menuju lokasi peradangan sebagai respons alami sistem kekebalan tubuh terhadap kristal asam urat yang dianggap sebagai benda asing.
Apabila kemerahan disertai rasa nyeri, pembengkakan, serta sensasi hangat ketika disentuh, kondisi tersebut sebaiknya tidak dianggap sepele. Pemeriksaan ke dokter dapat membantu memastikan apakah gejala tersebut berkaitan dengan asam urat atau disebabkan oleh gangguan persendian lainnya.
6. Nyeri Datang Secara Tiba-Tiba pada Malam Hari
Salah satu karakteristik khas serangan asam urat adalah munculnya rasa nyeri secara mendadak, terutama pada malam hari atau menjelang dini hari. Banyak penderita mengaku terbangun dari tidur akibat rasa sakit yang sangat hebat pada salah satu persendian, meskipun sebelumnya tidak merasakan keluhan apa pun.
Dalam waktu singkat, rasa nyeri dapat meningkat menjadi sangat intens hingga membuat penderita kesulitan menggerakkan bagian tubuh yang terkena. Bahkan, sentuhan ringan dari selimut atau pakaian pun terkadang sudah cukup untuk memicu rasa sakit yang luar biasa.
Â
7. Kesulitan Menggerakkan Sendi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119615/original/006147400_1738589172-Peradangan_sendi.jpg)
Ketika proses peradangan berlangsung semakin berat, fungsi persendian mulai terganggu sehingga ruang geraknya menjadi lebih terbatas. Kondisi ini membuat penderita mengalami kesulitan saat melakukan berbagai aktivitas sederhana yang sebelumnya dapat dilakukan tanpa hambatan.
Misalnya, seseorang mungkin mulai kesulitan berjalan apabila persendian kaki yang terkena, atau merasa sakit ketika menggenggam benda jika serangan terjadi pada jari tangan maupun pergelangan tangan. Apabila tidak ditangani dengan baik, gangguan gerak tersebut dapat semakin memburuk akibat kerusakan sendi yang terjadi secara bertahap.
8. Kesemutan pada Area Persendian
Sebagian penderita melaporkan munculnya sensasi kesemutan, mati rasa ringan, atau rasa tidak nyaman pada area persendian sebelum serangan asam urat berkembang menjadi lebih berat. Gejala ini biasanya muncul akibat proses peradangan yang mulai memengaruhi jaringan di sekitar persendian.
Sayangnya, banyak orang menganggap kesemutan sebagai tanda gangguan saraf, kelelahan, atau sirkulasi darah yang kurang lancar. Padahal, apabila keluhan tersebut muncul berulang pada lokasi yang sama disertai gejala lain seperti nyeri atau pembengkakan, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk adanya peningkatan kadar asam urat.
9. Mudah Lelah
Peradangan kronis yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat tidak hanya memengaruhi persendian, tetapi juga dapat berdampak pada kondisi tubuh secara keseluruhan. Respons peradangan yang berlangsung terus-menerus membuat tubuh memerlukan lebih banyak energi untuk mempertahankan fungsi normalnya.
Akibatnya, penderita dapat merasa lebih cepat lelah, kurang berenergi, atau kehilangan stamina meskipun tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Apabila rasa lelah berlangsung dalam waktu lama tanpa penyebab yang jelas, pemeriksaan kesehatan dapat membantu mengetahui apakah kondisi tersebut berkaitan dengan peningkatan kadar asam urat atau faktor medis lainnya.
Â
Advertisement
10. Sering Buang Air Kecil atau Urine Tampak Keruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181908/original/041567700_1744011554-Nyeri_persendian.jpg)
Kadar asam urat yang tinggi tidak hanya berdampak pada persendian, tetapi juga dapat memengaruhi sistem saluran kemih. Ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan asam urat melalui urine sehingga pada sebagian orang dapat muncul perubahan pada pola buang air kecil.
Beberapa penderita mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, urine tampak lebih keruh, berwarna lebih pekat, atau muncul rasa tidak nyaman ketika berkemih. Meskipun gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami asam urat tinggi, kondisi ini tetap perlu dievaluasi oleh tenaga medis, terutama apabila disertai nyeri pada persendian.
11. Muncul Benjolan di Sekitar Sendi
Apabila kadar asam urat tinggi berlangsung dalam waktu lama tanpa pengobatan yang memadai, kristal asam urat dapat terus mengendap hingga membentuk benjolan keras di bawah kulit yang dikenal sebagai tofi. Benjolan ini merupakan salah satu tanda bahwa penyakit telah memasuki tahap kronis.
Tophi paling sering ditemukan di sekitar jari tangan, jari kaki, siku, lutut, pergelangan tangan, maupun daun telinga. Pada awalnya benjolan mungkin tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi apabila ukurannya semakin besar, tofi dapat mengganggu fungsi persendian, merusak jaringan di sekitarnya, bahkan menyebabkan perubahan bentuk sendi secara permanen.
12. Serangan Nyeri yang Hilang Timbul
Salah satu alasan mengapa banyak penderita terlambat mendapatkan pengobatan adalah sifat serangan asam urat yang sering kali datang dan pergi. Setelah beberapa hari, rasa nyeri dapat menghilang sehingga penderita merasa kondisinya telah pulih sepenuhnya dan tidak lagi memerlukan penanganan medis.
Padahal, hilangnya rasa sakit bukan berarti kadar asam urat telah kembali normal. Kristal asam urat masih tetap berada di dalam persendian dan dapat memicu serangan berikutnya apabila penyebab utama tidak diatasi. Oleh sebab itu, pemeriksaan kadar asam urat, perubahan pola hidup, pengaturan pola makan, serta pengobatan sesuai anjuran dokter sangat penting untuk mencegah kekambuhan dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.
Â
Â
Â
Â
Â
Pertanyaan Seputar Ciri Asam Urat Tinggi yang Sering Diabaikan
Apa saja ciri asam urat tinggi yang sering diabaikan?
Ciri asam urat tinggi yang sering diabaikan meliputi rasa pegal, tidak nyaman, atau kaku pada sendi (terutama jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, atau tangan) di pagi hari, sendi terasa lebih cepat lelah, sedikit bengkak atau kemerahan ringan, sensasi kesemutan atau geli, serta kulit di sekitar sendi yang terasa hangat. Nyeri yang datang dan pergi juga sering disepelekan.
Apa saja komplikasi serius jika asam urat tinggi tidak ditangani?
Jika asam urat tinggi tidak ditangani, dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pembentukan tofi (benjolan keras di bawah kulit), kerusakan sendi permanen dan deformitas, batu ginjal, penyakit ginjal kronis, bahkan gagal ginjal. Komplikasi lain termasuk katarak, sindrom mata kering, penumpukan kristal asam urat di paru-paru, peningkatan risiko diabetes tipe 2, serta gangguan mental seperti kecemasan dan depresi.
Kapan seseorang harus mencari bantuan medis untuk gejala asam urat?
Seseorang harus segera mencari bantuan medis jika mengalami ciri-ciri penyakit asam urat, bahkan jika gejalanya masih ringan atau datang dan pergi. Serangan nyeri sendi mendadak dan intens memerlukan evaluasi dari profesional kesehatan. Dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam dapat membantu diagnosis dan penanganan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296716/original/039483300_1784021857-cek_fakta_-_gibran_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296274/original/073062000_1784009598-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3207633/original/021465800_1597296886-female-athlete-having-ankle-injury-sitting-pavement_23-2147888984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710891/original/090798400_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295984/original/006342200_1783998580-000_B8H387Q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869219/original/061225400_1782930973-ko4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3213604/original/088180500_1597830973-imani-bahati-L1kLSwdclYQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161658/original/071707900_1741847303-1741841239600_penyebab-asam-urat-tinggi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2811626/original/056782900_1558421178-dana-devolk-696161-unsplash.jpg)