Sukses

Sambut Lebaran Ketupat, Warga di Jember Gelar Pawai Pegon

Beragam tradisi digelar warga menandai tibanya Lebaran Ketupat. Di Jember, Jawa Timur, para petani warga pesisir menggelar pawai pegon.

Pawai ini cukup unik. Ratusan pegon atau sejenis kereta pedati yang ditarik 2 ekor sapi, tampak dihias sedemikian rupa dengan janur kuning dan akesori lainnya. Pawai pegon ini menyusuri areal persawahan dan berakhir di pesisir pantai. Tradisi yang dilakukan sejak zaman nenek moyang ini juga untuk melestarikan keberadaan pegon yang semakin terpinggirkan dan kalah bersaing dengan alat transportasi modern.

Mohammad Mukib, salah satu warga mengatakan, pawai pegon ini merupakan salah satu tradisi para petani yang tinggal di kawasan pesisir selatan Kota Jember, untuk menandai Lebaran Ketupat.

"Pegon merupakan alat transportasi tradisional bagi warga setempat. Pegon biasanya digunakan untuk mengangkut hasil pertanian dan sangat populer," kata Mukib di Jember, Kamis (15/8/2013).

Pawai pegon ini merupakan tradisi warga setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan digelar setiap setahun sekali bertepatan dengan Lebaran Ketupat.

Dihiasi beragam ornamen yang terbuat dari janur kuning serta aksesoris lainnya, ratusan pegon tampak berjalan beriringan. Tak lupa para kusir ini juga mengajak serta seluruh anggota keluarganya untuk naik ke atas gerobak dan berkeliling melintasi jalan-jalan desa.

Wijiono, kusir pegon menuturkan, selain merupakan tradisi untuk menandai Lebaran Ketupat, pawai ini juga untuk melestarikan keberadaan pegon yang kini semakin terpingirkan dan kalah bersaing dengan alat transportasi modern.

Setelah menempuh perjalanan hingga 10 kilometer berkeliling desa dan areal persawahan, pawai ini kemudian berakhir di kawasan Pantai Selatan Watu Ulo. Sambil menanti sapi-sapi beristirahat dan diberi pakan, para peserta arak-arakan melanjutkan tradisinya dengan makan ketupat bersama-sama sambil menikmati panorama pantai. (Frd/Sss)

Loading