Prabowo Janji Tambah Beasiswa Doktor untuk Dosen

Menurutnya, usulan tersebut penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan tinggi di Indonesia.

Diterbitkan 28 Juni 2026, 12:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo akan tindaklanjuti usulan beasiswa doktor dosen PTN/PTS untuk kualitas pendidikan.
  • Prabowo dukung usulan BUMN alokasikan laba untuk riset dan inovasi.
  • Pemerintah akan perhatikan usulan hilirisasi dan kolaborasi internasional kampus.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bakal menindaklanjuti usulan penambahan alokasi beasiswa doktor bagi dosen di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Menurutnya, usulan tersebut penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan tinggi di Indonesia.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan 2.600 Rektor/Dekan/Dosen PTN & PTS Seluruh Indonesia bertema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia” di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).

“Jadi sebagai contoh, usul alokasi beasiswa doktor bagi dosen baik di perguruan tinggi maupun swasta dan sebagainya, ini usul yang sangat baik. Ini akan kita tindaklanjuti,” kata Prabowo.

Selain beasiswa doktor, Prabowo juga menyoroti usulan mengenai peningkatan anggaran riset melalui kontribusi badan usaha milik negara (BUMN). Dia menyebut gagasan agar BUMN mengalokasikan sebagian laba perusahaan untuk riset dan inovasi merupakan usulan yang baik.

“Tadi juga usul sektor biaya riset, diusulkan agar tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset dan inovasi. Ini bagus usulnya. Masalahnya BUMN ini ada labanya enggak? Sekarang mulai ada,” ucapnya.

Kolaborasi Kampus

Lebih lanjut, dia mengungkapkan pemerintah juga akan memperhatikan berbagai usulan lain yang disampaikan kalangan akademisi, mulai dari strategi hilirisasi menuju penciptaan produk akhir hingga penguatan kerja sama antara perguruan tinggi di Indonesia dengan institusi pendidikan luar negeri.

“Tadi dari Bengkulu juga, strategi bagaimana dari pengolahan bahan baku menuju penciptaan produk akhir. Saya kira ini yang kita cita-citakan. Tapi harus melalui proses itu dulu,” ujar Prabowo.

Dia juga merespons usulan mengenai perluasan kolaborasi internasional bagi perguruan tinggi di berbagai daerah. Prabowo menekankan bahwa usulan tersebut juga bakal ditindaklanjuti.

“Kemudian usul-usul lain tentang kerja sama dengan institusi luar negeri melibatkan kampus-kampus universitas di semua bidang dan di semua daerah, saya kira ini benar, nanti kita akan ke arah situ semua,” kata Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6