Wisata Berujung Petaka, Kakak Beradik Hilang Terseret Arus Pantai Jember

​Dua korban yang tengah dalam pencarian intensif tersebut teridentifikasi bernama Barokatul Hidayat dan Rifki, warga Dusun Karang Kebon, Kabupaten Jember.

Diterbitkan 31 Mei 2026, 04:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tragedi memilukan menimpa dua wisatawan yang merupakan kakak beradik di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Keduanya dilaporkan hilang setelah terseret arus kuat saat sedang berenang pada Sabtu (30/5/2206) siang.

​Dua korban yang tengah dalam pencarian intensif tersebut teridentifikasi bernama Barokatul Hidayat dan Rifki, warga Dusun Karang Kebon, Kabupaten Jember.

​Berdasarkan informasi, petaka terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, laporan resmi baru masuk ke pihak SAR pada pukul 15.45 WIB, setelah upaya pencarian awal oleh warga dan relawan setempat belum membuahkan hasil.

​Merespons situasi darurat tersebut, Tim Rescue Pos SAR Jember langsung bergerak cepat. Pada pukul 16.03 WIB, tim rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa armada tempur penyelamatan air (water rescue), perahu karet, peralatan medis, serta sarana pendukung lainnya.

 

Personel Dikerahkan

​Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menegaskan bahwa seluruh personel dan alutsista dikerahkan secara maksimal untuk mempercepat proses evakuasi.

​"Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Jember segera kami kerahkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan. Saat ini fokus utama kami adalah melakukan pencarian secara maksimal terhadap kedua korban dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan," tegas Oka.

​Operasi kemanusiaan ini berskala besar dengan melibatkan sinergi dari berbagai unsur vertikal maupun masyarakat, di antaranya ​Tim Rescue Pos SAR Jember, ​BPBD Kabupaten Jember, ​Polsek dan Koramil Ambulu, Polairud Polres Jember & Pos TNI AL Puger, dan ​SAR Rimba Laut Payangan, serta masyarakat dan nelayan setempat.

"Pembaruan mengenai hasil operasi pencarian akan kami sampaikan secara berkala," tambahnya.