Tertangkap CCTV, Maling Bengkel di Sukabumi Tewas Diamuk Massa

Berbekal rekaman CCTV, pemilik bengkel melacak keberadaan pelaku.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 05:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aksi main hakim sendiri kembali menelan korban jiwa. AY (24), seorang pemuda asal Kampung Nagrak, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, tewas mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan oleh warga.

Peristiwa tragis tersebut dipicu oleh kemarahan warga setelah AY bersama seorang rekannya diduga melakukan pencurian di sebuah bengkel. Dugaan itu diperkuat oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam aksi keduanya.

Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaini mengungkapkan bahwa sebelum aksi pengeroyokan terjadi, AY bersama rekannya, AG (24), diduga membobol sebuah bengkel di wilayah Sukaraja pada Selasa (7/7/2026) dini hari. Akibat kejadian itu, pemilik bengkel mengalami kerugian material yang cukup besar.

"Barang yang diambil dari kejadian pencurian itu, yaitu peralatan kerja bengkel sama mesin sepeda motor. Kerugian yang dialami korban pemilik bengkel diperkirakan mencapai Rp 5 juta," ujar Aguk pada Selasa (14/7/2026).

Aksi pencurian tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas. Berbekal rekaman CCTV, pemilik bengkel kemudian melacak keberadaan kedua terduga pelaku hingga ke Kampung Cikaret, Desa Sukamekar, pada Kamis (9/7/2026) malam untuk meminta klarifikasi. Namun, situasi berubah menjadi ricuh setelah keduanya mengakui perbuatannya.

"Karena ada CCTV kemudian terlihat dua orang tersebut. Pemilik bengkel ini klarifikasilah ke kedua orang tersebut. Setelah diinterogasi, ada pengakuan dari mereka, dan seketika terjadilah kejadian penganiayaan tersebut," jelas Aguk.

Amukan massa yang tak terkendali mengakibatkan AY mengalami luka parah, terutama di bagian kepala. Korban sempat menjalani perawatan medis di RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026).

Sementara itu, rekannya, AG, berhasil selamat meski harus menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.

 

Amankan 6 Terduga Pengeroyok

Merespons kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Saat ini, polisi telah mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat, baik dalam perkara pencurian maupun kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Untuk terduga pelaku pencurian yang selamat, yaitu AG, saat ini diamankan di Polsek Sukaraja. Sedangkan untuk kasus penganiayaannya, penanganan selanjutnya dilimpahkan ke Polres Sukabumi Kota dengan enam terduga pelaku pengeroyokan yang sudah diamankan di sana," tambahnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian. Penyidik terus melakukan pengembangan guna mengumpulkan barang bukti tambahan serta memeriksa saksi-saksi lain yang berada di lokasi kejadian.

"Penyelidikan sekarang masih berlanjut, karena kita terus mengembangkan baik itu barang bukti maupun pelaku-pelaku lain yang mungkin terlibat," terang dia.