Alasan Penalti Spanyol Tidak Dibatalkan di Semifinal Piala Dunia 2026 Lawan Prancis

Bola mengenai lengan atas pemain Spanyol Lamine Yamal sebelum dijatuhkan bek Prancis Lucas Digne di semifinal Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 04:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelanggaran Lucas Digne terhadap Lamine Yamal mengawali keruntuhan Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

 

Digne tidak melihat Lamine Yamal yang muncul dari titik buta. Bermaksud membuang bola, dia justru menendang sang bintang Barcelona hingga terjatuh.

Wasit Ivan Barton dari El Salvador menunjuk titik 12 pas. Digne diam, dengan protes justru datang dari Didier Deschamps di sisi lapangan plus kapten Kylian Mbappe.

Keduanya mengklaim penalti harus dibatalkan, karena Yamal mengontrol bola menggunakan lengan atas sebelum dijatuhkan Digne.

Namun, Barton dan video assistant referee tidak melihat ada kesalahan yang perlu diperbaiki. Dalam tayang ulang terlihat lengan Yamal berada dekat dada sehingga tidak membuat tubuhnya lebih besar.

Hal tersebut diatur dalam peraturan Nomor 12 IFAB, badan internasional yang berwenang menyusun, menetapkan, dan mengubah peraturan permainan sepak bola.

 

 

Pedro Porro Pertegas Keunggulan Prancis

Mikel Oyarzabal sebagai algojo membawa Spanyol memimpin di menit ke-22 dengan kedudukan bertahan hingag jeda.

Prancis, yang untuk pertama kali tertinggal di Piala Dunia 2026, coba bangkit. Pelatih Didier Deschamps memasukkan Manu Kone dan Desire Doue demi mengubah dinamika laga.

Namun, justru Spanyol yang bisa menggandakan keunggulan. Lewat proses 1-2 dengan Dani Olmo, Pedro Porro tanpa kesulitan menaklukkan Mike Maignan di menit ke-58.

Lamine Yamal sempat mengira sudah mencetak gol ketiga bagi Spanyol. Beruntung bagi Prancis, torehannya dianulir karena offside.

Kylian Mbappe lalu memimpin perjuangan kebangkitan Prancis. Dia menguji kiper Unai Simon di menit ke-63, kali pertama tendangan Prancis tepat sasaran ke gawang Spanyol. Usahanya kemudian diblok Marc Cucurella sehingga melebar tipis.

Sayang momentum Prancis tidak berlanjut. Mereka kehabisan waktu, dengan Kylian Mbappe gagal menjaga emosi sehingga diganjar kartu kuning.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3 Kutukan Piala Dunia: 1 Sudah Jadi Kenyataan, Pertanda Kuat Spanyol Juara Edisi 2026

Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan