Liputan6.com, Jakarta - Satreskrim Polres Blora menggerebek sebuah lokasi yang menjadi tempat praktik pengoplosan LPG di Dukuh Nglencong, Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.
Dalam operasi yang dilaksanakan Selasa (14/7/2026) tersebut, polisi mengamankan enam orang, ratusan tabung LPG berbagai ukuran, sejumlah kendaraan operasional, serta berbagai barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.
Kasatreskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Namun, ia belum bersedia membeberkan secara rinci hasil penyelidikan karena proses hukum masih berlangsung.
Advertisement
"Ya Mas, tadi mengamankan tabung elpiji di Kunduran," ujarnya saat dikonfirmasi Liputan6.com, dikutip Rabu (15/7/2026).
Ia menegaskan, seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif.
"Ini masih proses pemeriksaan saksi-saksi," katanya.
Saat ditanya mengenai jumlah pasti orang yang diamankan, tujuan distribusi gas hasil oplosan, hingga koordinasi dengan Dinas Perdagangan maupun Pertamina untuk membentuk Satgas Gabungan pemberantasan mafia LPG, pucuk pimpinan Satreskrim Polres Blora belum memberikan jawaban lebih jauh.
"Ini masih proses pemeriksaan," ucapnya kembali.
Secara terpisah, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Blora, Ipda Iwan Nugroho, mengungkapkan, enam orang yang diamankan hingga kini masih berstatus sebagai saksi karena diduga hanya bekerja di lokasi tersebut.
"Enam orang sementara masih sebatas saksi, karena mereka cuma pekerja-pekerja," ungkap Iwan.
Sementara itu, pihak yang diduga sebagai pemilik maupun pengelola usaha tersebut berhasil melarikan diri sebelum petugas melakukan penindakan. Polisi pun masih memburu pihak yang diduga menjadi aktor utama dalam praktik ilegal tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan distribusi LPG tersebut. Termasuk, menelusuri pemilik usaha, asal-usul tabung gas, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang menikmati keuntungan dari praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat itu.
Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan total 969 tabung LPG, terdiri dari 824 tabung LPG subsidi ukuran 3Â Kg (gas melon) dan 145 tabung LPG non-subsidi yang diduga digunakan dalam proses pemindahan isi gas.
"Totalnya 824 tabung melon. Yang non subsidi 145 tabung," beber Iwan.
Selain tabung gas, polisi juga menyita dua unit truk dan enam unit sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana operasional distribusi gas.
Menurut Iwan, seluruh tabung yang ditemukan di lokasi disebut berasal dari luar Kabupaten Blora.
"Semua berasal dari luar kota, tidak ada yang dari Blora," terangnya.
Warga Khawatir Meledak
Kepala Dusun (Kasus) Nglencong, Jadi, menjadi salah satu saksi saat proses penggerebekan berlangsung.
Ia mengaku diminta Ketua RT setempat untuk hadir menyaksikan proses pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian.
"Saya diparani Pak RT, diajak ke lokasi untuk menyaksikan. Ternyata memang ada penggerebekan dari Polres terkait pengoplosan LPG 3 kilogram," tuturnya.
Menurutnya, proses pengamanan berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB.
"Ada sekitar lima sampai enam orang yang diamankan petugas. Pengamanan selesai sekitar pukul 11.00 WIB," katanya.
Penggerebekan tersebut disambut lega warga sekitar. Selama ini mereka mencurigai aktivitas di lokasi tersebut. Selain menimbulkan bau gas yang menyengat, warga juga khawatir akan potensi ledakan karena berada tidak jauh dari permukiman.
"Baru sekitar dua kali ini aktivitasnya. Saat proses pengoplosan baunya sangat menyengat. Kami sebenarnya khawatir kalau sampai terjadi kebakaran," ujar salah seorang warga, Supadiyono.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549356/original/044187700_1775616635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-08T094635.806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297017/original/022798200_1784050751-IMG-20260714-WA0098.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292405/original/031761200_1783594014-20260709HK_Fans_Ekuador_vs_Jerman_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776139/original/033566400_1782846347-000_B8UG2YZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824750/original/024298400_1715077989-Mu_vs_Crystal_Palace_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1042328/original/042521300_1446544287-20151103-Target-penjualan-gas-LPG-Angga-Yuniar-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295483/original/043030200_1783931238-Kapal_Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2981835/original/009330900_1575029583-20191129-Gas-Alam-3.jpg)