Liputan6.com, Jakarta Cara menghilangkan bau cat kayu yang paling utama adalah membuka ventilasi selebar mungkin agar udara menyengat cepat keluar. Selain itu, bahan alami seperti arang aktif, bubuk kopi, dan cuka juga terbukti ampuh menyerap aroma cat.
Bau tajam ini muncul karena senyawa kimia yang menguap saat cat mengering. Dengan menerapkan cara menghilangkan bau cat kayu yang tepat, ruangan pun kembali segar dan aman untuk dihuni.
Aroma menyengat pada cat kayu berasal dari senyawa organik volatil atau VOC yang mudah menguap pada suhu ruangan. Dilansir dari Time, kadar VOC di dalam ruangan umumnya jauh lebih tinggi daripada di luar, apalagi bila ventilasi buruk, dan cat berbahan dasar minyak cenderung melepaskan lebih banyak VOC dibanding cat berbasis air.
Advertisement
Cara Menghilangkan Bau Cat Kayu Lewat Ventilasi dan Aliran Udara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294583/original/072958900_1783845521-Cozy_Indonesian_Home_Office.jpg)
Memaksimalkan pertukaran udara adalah kunci utama cara menghilangkan bau cat kayu secara cepat. Semakin lancar sirkulasi udara, semakin singkat pula waktu yang dibutuhkan agar gas menyengat terdorong keluar dari ruangan.
Para ahli menyarankan untuk terus mengalirkan udara segar setidaknya selama dua hingga tiga hari pertama setelah pengecatan, terutama jika ruangan memiliki sedikit bukaan.
-
Buka Semua Jendela dan Pintu: Bukalah jendela dan pintu yang saling berseberangan untuk menciptakan ventilasi silang sehingga udara segar masuk dan udara berbau keluar. Prinsip ini sama seperti pada cara membuat ventilasi alami agar rumah tidak pengap.
-
Nyalakan Kipas Angin Menghadap Keluar: Arahkan kipas ke jendela terbuka agar udara kotor tertarik keluar, bukan sekadar berputar di dalam ruangan. Cara ini mirip dengan langkah pada cara mengatasi rumah terasa pengap.
-
Matikan AC Selama Proses Pengeringan: Hindari menyalakan AC karena udara hanya akan berputar di ruangan yang sama dan menyebarkan aroma ke sudut lain. Andalkan kipas atau bukaan alami seperti dalam cara mendinginkan ruangan tanpa AC.
-
Angin-anginkan Furnitur Kayu di Luar Ruangan: Untuk perabot yang baru dicat atau dipernis, tempatkan di garasi, teras, atau area terbuka beberapa hari agar gas menguap lebih dulu sebelum dibawa masuk. Seperti yang diberitakan Hunker, bau pernis pada furnitur baru muncul akibat proses off-gassing, dan mengangin-anginkannya di ruang terbuka dapat mempercepat hilangnya aroma.
-
Manfaatkan Sinar Matahari: Paparan sinar matahari membantu mempercepat pengeringan sekaligus mengurai sebagian senyawa penyebab bau. Buka tirai lebar-lebar atau jemur furnitur kecil, terutama pada rumah yang minim bukaan seperti dibahas dalam cara membuat rumah lama tidak pengap.
Advertisement
Cara Menghilangkan Bau Cat Kayu dengan Bahan Alami Penyerap Bau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512224/original/087080200_1771930050-Letakkan_Bahan_Penyerap_Bau_Alami.jpg)
Setelah ventilasi lancar, Anda bisa mempercepat cara menghilangkan bau cat kayu menggunakan bahan-bahan sederhana dari dapur. Bahan alami ini bekerja dengan menyerap dan menetralkan partikel bau, bukan sekadar menutupinya.
Kebanyakan penyerap bau alami efektif karena memiliki permukaan berpori yang mampu mengikat molekul bau di udara. Anda bisa mengombinasikannya seperti pada cara menghilangkan bau tak sedap di dalam ruangan dengan bahan alami.
-
Arang Aktif: Letakkan beberapa mangkuk berisi arang aktif di sudut ruangan atau dekat furnitur yang baru dicat, lalu biarkan semalaman. Arang dikenal ampuh menyerap bau sekaligus mengikat kelembapan, seperti yang juga diterapkan pada cara mengatasi ruangan lembab.
-
Baking Soda atau Soda Kue: Tuang baking soda ke dalam wadah terbuka dan taruh di beberapa titik ruangan untuk menetralkan aroma cat. Ini adalah salah satu dari sekian banyak manfaat soda kue dalam kehidupan sehari-hari.
-
Bubuk Kopi: Tempatkan kopi bubuk kering dalam mangkuk terbuka di tengah ruangan; aromanya yang kuat mampu menutupi bau cat sekaligus menyerapnya. Ada banyak manfaat ampas kopi untuk kebutuhan rumah tangga yang bisa dimanfaatkan untuk hal ini.
-
Cuka Putih: Isi beberapa mangkuk kecil dengan cuka putih dan letakkan di dekat area yang dicat selama semalaman; keasamannya akan menetralkan molekul bau. Cuka termasuk bahan serbaguna, sebagaimana terlihat pada manfaat cuka untuk keperluan rumah tangga.
-
Rebusan Kulit Jeruk atau Air Lemon: Rebus kulit jeruk selama sekitar 10 menit lalu bawa ke ruangan, atau letakkan mangkuk air berisi irisan lemon. Mengutip Molekule, air dikenal sebagai pelarut universal yang cepat bereaksi dengan senyawa lain termasuk VOC penyebab bau, sehingga beberapa mangkuk besar berisi air efektif menyerap aroma cat.
-
Bawang Bombay: Belah dua bawang bombay, letakkan di piring dengan sisi terpotong menghadap atas di sudut ruangan. Sebagaimana dilaporkan Valspar, bawang mengandung senyawa yang mampu menetralkan zat kimia penyebab bau cat, dan aromanya sendiri akan cepat menghilang.
Untuk hasil lebih maksimal, kombinasikan beberapa bahan sekaligus dan ganti secara berkala saat daya serapnya menurun. Anda juga dapat meracik cairan alami penghilang bau untuk membantu menyegarkan ruangan.
Cara Menghilangkan Bau Cat Kayu dengan Alat dan Metode Tambahan
Selain bahan dapur, ada beberapa alat dan teknik yang bisa memperkuat cara menghilangkan bau cat kayu, khususnya bila baunya sangat pekat. Metode berikut cocok untuk ruangan tertutup atau furnitur yang sulit dipindahkan.
-
Nyalakan Air Purifier: Pilih air purifier dengan filter HEPA dan karbon aktif yang mampu menangkap partikel sekaligus menyerap gas dari cat. Bila belum punya, tanaman tertentu juga bisa berperan sebagai air purifier alami.
-
Gunakan Dehumidifier: Menurunkan kelembapan udara akan mempercepat pengeringan cat sehingga VOC lebih cepat menguap dan bau lebih cepat hilang. Alat ini sangat membantu di musim hujan atau ruangan lembap.
-
Tempatkan Tanaman Hias Penyerap Racun: Letakkan lidah mertua, sirih gading, atau peace lily yang dikenal sebagai tanaman penyerap racun di udara. Tanaman ini juga banyak dipilih sebagai tanaman pembersih udara untuk kamar tidur.
-
Nyalakan Lilin Aromaterapi atau Minyak Esensial: Lilin berbahan dasar kedelai atau lilin aromaterapi membantu mengikat partikel bau saat menyala. Beberapa tetes minyak esensial seperti lavender atau peppermint pada bola kapas juga bisa menyegarkan udara.
-
Gunakan Kapur Barus: Tempatkan beberapa butir kapur barus di sudut ruangan untuk menyerap bau sekaligus mencegah kelembapan berlebih. Gunakan secukupnya agar uapnya tidak terlalu pekat.
-
Coba Tanah Diatom (Diatomaceous Earth): Bubuk halus dari fosil alga ini merupakan penetral bau alami yang jarang diketahui; cukup letakkan dalam wadah terbuka hingga aroma memudar.
-
Lap Permukaan Kayu dengan Larutan Pembersih Lembut: Setelah cat benar-benar kering, seka permukaan dengan kain lembut dan pembersih ringan untuk mengurangi sisa zat kimia yang masih menempel. Pastikan kain tidak terlalu basah agar lapisan kayu tidak rusak.
Baca juga: 9 Tanaman Pembersih Udara untuk Ruangan Sempit.
Advertisement
Bahaya Bau Cat Kayu bagi Kesehatan dan Faktor yang Memengaruhi Lama Baunya
Bau cat kayu bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan bila terhirup terus-menerus. Sebagaimana disampaikan Environmental Protection Agency (EPA), paparan VOC dapat memicu iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, sakit kepala, mual, hingga kerusakan organ pada paparan jangka panjang. Efek ini biasanya lebih terasa di ruangan tertutup dengan sirkulasi udara buruk, mirip dampak menghirup zat pelarut seperti dijelaskan dalam bahaya menghirup zat kimia dengan kandungan toluena.
Beberapa senyawa dalam cat bahkan tergolong berbahaya bila terpapar dalam jangka panjang. Sebagaimana diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), formaldehida termasuk zat karsinogen yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker darah dan kanker saluran pernapasan. Kelompok paling rentan adalah bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma dan alergi, sehingga mereka sebaiknya tidak berada di ruangan yang baru dicat sampai baunya benar-benar hilang.
Karena itu, penting mengetahui kapan ruangan aman kembali ditempati, terutama untuk tidur. Raj Singh, dokter di klinik HEALOR, dikutip dari Yahoo, menyatakan, "Paling baik menunggu sekitar 72 jam sebelum tidur di ruangan yang baru saja dicat." Cat berbasis minyak melepaskan VOC lebih lama dibanding cat berbasis air, sehingga ruangan dengan cat minyak membutuhkan waktu jeda yang lebih panjang.
Lama bertahannya bau juga sangat dipengaruhi oleh kelembapan dan suhu ruangan. Tony Hoang, pakar renovasi rumah dan desain interior, dikutip dari Yahoo, menjelaskan, "Kelembapan yang rendah membuat cat mengering lebih cepat karena uap air menguap lebih cepat." Untuk itu, mengatur kelembapan dengan dehumidifier bisa sangat membantu. Bethany Uribe, Manajer Divisi dari ASAP Restoration, dikutip dari Homes and Gardens, mengatakan, "Pada dasarnya, dehumidifier menarik uap air dari udara dengan cara mengembunkannya dan menampungnya dalam sebuah wadah." Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, pilih cat kayu berbasis air dengan label rendah VOC dan pastikan desain ventilasi kamar tidur mendukung sirkulasi udara yang baik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bau Cat Kayu
Berapa lama bau cat kayu bisa hilang?
Bau cat kayu umumnya memudar dalam beberapa hari, tetapi durasinya bergantung pada jenis cat, ventilasi, serta suhu dan kelembapan ruangan. Cat berbasis air biasanya hilang dalam 1-2 hari, sedangkan cat berbahan minyak bisa bertahan lebih lama hingga berminggu-minggu, terutama bila sirkulasi udara buruk.
Apakah bau cat kayu berbahaya bagi kesehatan?
Ya, bau cat kayu dapat berbahaya karena berasal dari senyawa VOC yang bila terhirup dalam jumlah besar bisa memicu pusing, mual, iritasi mata dan pernapasan, hingga risiko lebih serius pada paparan jangka panjang. Kelompok rentan seperti bayi, ibu hamil, lansia, dan penderita asma sebaiknya menghindari ruangan sampai baunya benar-benar hilang.
Bagaimana cara menghilangkan bau cat kayu di dalam lemari?
Untuk lemari, letakkan wadah berisi arang aktif, baking soda, atau bubuk kopi di dalamnya, lalu tutup selama beberapa jam agar bau terserap. Biarkan pintu lemari terbuka secara berkala agar udara berganti, dan Anda bisa menambahkan tanaman hias pembersih udara di dekatnya untuk menjaga kesegaran ruangan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297483/original/080775700_1784095158-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547119/original/085428000_1775445943-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-06T101438.375.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297255/original/001962300_1784085160-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-15T101147.650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295055/original/031430500_1783912336-OBCaoquGccODByDqADsRBDwBKAzXIsJRs7xZihR2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3082774/original/037721700_1584860118-Pelatih_Jebolan_Serie_A_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297029/original/052747100_1784066633-Spain_s_Pedro_Porro_celebrates_scoring_their_second_goal_with_Pau_Cubarsi__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297082/original/028669700_1784076848-000_C27U6KD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297076/original/040450300_1784075378-barton_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297070/original/029757400_1784071679-Players_of_France_and_Spain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297047/original/067992000_1784067138-fran6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291904/original/051243100_1783579888-ysJhjEn7bUbX341AEyRwS4wUewqwWId2WdQUkEkL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295278/original/027642300_1783923040-yLWH44RGC8SPayxQQrJUy76g8nZI36wFObbPW7OB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295396/original/005476500_1783928446-B7urd9MMPOupkjZSI3cjTC7QovVeS1mEStQQcvWJ.jpg)