Resep Puding Roti Kukus Jadi Solusi Lezat dan Efektif Kurangi Limbah Roti Sisa

Puding roti kukus menjadi pahlawan kuliner dalam upaya mengurangi limbah makanan global, mengubah roti sisa menjadi hidangan penutup lezat dan ekonomis.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Puding roti kukus telah lama dikenal sebagai solusi kuliner cerdas yang efektif dalam menekan limbah makanan. Hidangan klasik ini menawarkan cara lezat untuk memanfaatkan roti sisa, sekaligus mendukung upaya keberlanjutan global. Para ahli bahkan menjulukinya sebagai "pahlawan limbah makanan" karena kemampuannya mengubah roti yang sudah tidak segar menjadi hidangan penutup yang kaya rasa dan memuaskan.

Praktik pemanfaatan roti sisa menjadi puding roti ini telah ada sejak awal abad ke-11. Pada masa itu, para juru masak yang hemat menggunakannya untuk mencegah roti terbuang sia-sia. Kini, di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya mendaur ulang makanan, puding roti kembali relevan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan.

Secara global, organisasi dan pakar terus menekankan pentingnya mengurangi limbah makanan. Mengingat roti merupakan salah satu makanan yang paling banyak terbuang di beberapa wilayah, seperti Eropa dan Inggris, di mana 32% roti yang dibuang masih layak konsumsi, puding roti menjadi alternatif yang sangat direkomendasikan untuk mengolah roti basi.

Manfaat Lingkungan dan Ekonomi dari Pemanfaatan Roti Sisa

Mengurangi limbah roti memiliki dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga secara ekonomi. Ali Ozseven, dalam artikelnya di Medium, menyoroti bahwa pemanfaatan roti basi dapat mengatasi masalah keamanan pangan, meningkatkan efisiensi ekonomi, dan mendukung tujuan keberlanjutan. Ia menjelaskan bahwa roti basi memiliki potensi rasa laten yang dapat dioptimalkan melalui proses "Maillard recycling" dan "caramel pathways", mengubahnya menjadi "emas kuliner".

Praktik ini tidak hanya mengurangi kontribusi limbah ke tempat pembuangan sampah dan emisi metana, tetapi juga memangkas biaya operasional bagi rumah tangga, restoran, dan toko roti. Bahkan, supermarket besar seperti Tesco di Inggris telah mengadopsi pendekatan ini. Mereka mengubah baguette yang tidak terjual menjadi puding roti dan crostini, berhasil mengurangi limbah toko roti hingga 40%.

Michelle Fagone, seorang koki makanan Paleo dan penulis buku resep, menegaskan bahwa puding roti adalah "pahlawan limbah makanan" karena kemampuannya memanfaatkan roti basi. "Mengurangi limbah roti adalah cara sederhana namun ampuh untuk membantu melindungi lingkungan dan menggunakan sumber daya kita dengan lebih bijak," demikian pernyataan dari Food Unfolded.

Roti Basi, Fondasi Puding yang Sempurna

Berbeda dengan anggapan umum, roti yang sudah agak basi atau kering justru lebih ideal untuk membuat puding roti dibandingkan roti segar. Lucy Yanckello, Ph.D., menjelaskan bahwa roti basi yang lebih kering akan menyerap campuran telur dan susu dengan lebih mudah tanpa menjadi terlalu lembek. Hal ini menghasilkan puding dengan tekstur yang lebih baik dan konsisten.

Puding roti juga menawarkan fleksibilitas luar biasa dalam inovasi kuliner. "Keindahan puding roti adalah Anda benar-benar dapat mengubah beberapa bahan selama Anda memiliki roti basi, telur, dan beberapa cairan lain (dalam kasus ini susu dan pisang yang dihaluskan)," ungkap Rust Nutrition Services. Chef Roland Torok-Ducharme dari 1 Kitchen Toronto, yang berfokus pada keberlanjutan, menggunakan puding roti sebagai bagian dari etos "zero waste" atau tanpa limbah. Puding ini dapat disesuaikan dengan beragam bumbu, buah-buahan, jenis gula, bahkan bisa dibuat gurih dengan tambahan keju, daging asap, atau sayuran sisa.

Panduan Praktis Membuat Puding Roti Kukus Anti Mubazir

Membuat puding roti kukus dari roti sisa relatif mudah. Bahan-bahan umumnya meliputi 

  • 3-6 lembar roti tawar sisa yang dipotong kubus
  • 2-3 butir telur, 1-1½ cangkir susu (cair atau kental manis)
  • ¼ - ½ cangkir gula
  •  ekstrak vanila
  • bubuk kayu manis atau pala sesuai selera. 
  • Kismis
  • buah kering atau kacang-kacangan bisa ditambahkan sebagai pelengkap.

Cara Membuat:

  • Proses dimulai dengan menyiapkan roti dan membuat adonan custard. 
  • Potongan roti kemudian dicampur dengan adonan custard (campuran susu dan telur) dan dibiarkan meresap setidaknya 30 menit agar puding tidak kering. 
  • Setelah itu, adonan dituang ke loyang tahan panas yang sudah diolesi mentega atau minyak, lalu dikukus selama 35-50 menit hingga matang sempurna. 
  • Puding roti kukus ini dapat dinikmati hangat atau dingin, serta dapat disimpan di lemari es untuk dihangatkan kembali.

Fleksibilitas puding roti memungkinkan penggunaan hampir semua jenis roti basi, termasuk roti gandum, brioche, croissant, atau bahkan roti burger dan hot dog. Untuk variasi rasa, dapat ditambahkan rempah seperti pala atau kapulaga, cokelat chip, kulit jeruk, atau parutan kelapa. Puding roti juga lezat disajikan dengan saus karamel, saus vanila, es krim, atau krim kocok. "Puding roti adalah cara mudah dan lezat untuk menggunakan roti basi sisa Anda," kata Lathi's Kitchen.