Deretan Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi, Ini Penyebabnya

Sebanyak 10 kendaraan mengalami pecah ban di Tol Jagorawi akibat kerusakan jalan, Jasa Marga menyebut sebagian korban telah ajukan klaim.

Diterbitkan 03 Mei 2026, 23:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sepuluh kendaraan pecah ban di Tol Jagorawi akibat kerusakan jalan, memicu sorotan publik.
  • Jasa Marga mencatat 5 dari 10 korban mengajukan klaim ganti rugi, sisanya ditangani langsung.
  • Perbaikan jalan telah dilakukan dan pengawasan diperketat untuk mencegah insiden serupa terulang.

Liputan6.com, Jakarta - 10 kendaraan mengalami pecah ban secara beruntun di ruas Tol Jagorawi akibat kondisi jalan yang rusak. Insiden ini menjadi sorotan setelah rekamannya beredar luas di media sosial.

Pihak Jasa Marga menyebutkan, dari total pengguna jalan yang terdampak, baru lima orang yang mengajukan klaim ganti rugi, sementara lainnya masih dalam proses atau tidak melanjutkan klaim.

"Sampai saat ini, tercatat 10 orang pengguna jalan yang mengalami pecah ban dalam periode waktu berdekatan. Namun hanya lima pengguna jalan yang mengajukan klaim," ujar Panji Satriya Minggu (3/5/2026). 

Panji menjelaskan, sebagian pengguna jalan lainnya hanya mengalami kerusakan ringan dan telah mendapatkan penanganan langsung dari petugas di lokasi.

Ia juga memastikan bahwa seluruh korban telah dihubungi, dan proses administrasi bagi yang mengajukan klaim sedang dilengkapi.

"Saat ini, seluruh pengguna jalan yang terdampak telah dihubungi oleh petugas Jasa Marga. Dan yang mengajukan klaim sedang dalam tahap melengkapi administrasi yang dibutuhkan, sebagai proses dari klaim penggantian," katanya.

Menurut Panji, kejadian ini dipicu oleh kerusakan pada perkerasan jalan. Perbaikan terhadap sejumlah titik yang rusak disebut telah dilakukan untuk mencegah insiden serupa terulang.

Selain itu, pengawasan kondisi jalan tol juga diperketat, terutama saat cuaca hujan yang berpotensi mempercepat kerusakan permukaan jalan.

"Jasa Marga berkomitmen untuk terus mengevaluasi layanan dan melakukan langkah-langkah perbaikan. Seluruh titik yang teridentifikasi telah diperbaiki dan ke depannya akan dilakukan pengawasan lebih ketat pada seluruh lajur jalan tol," ujarnya.

 

Pastikan Keamanan Pengguna Jalan

Sementara itu, Senior Manager Representative Office 1 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan laporan awal diterima pada pukul 17.40 WIB.

"Laporan awal dari pengguna jalan diterima sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung melakukan penelusuran jalur dan pemeriksaan kondisi perkerasan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan," katanya.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah kendaraan berhenti di bahu jalan Tol Jagorawi arah Bogor dengan kondisi ban rusak.

Saat kejadian, hujan deras tengah mengguyur kawasan tersebut, sementara petugas tol dan kepolisian terlihat melakukan penanganan di lokasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6