Polisi Sebut Sumber Api Kebakaran Apartemen Mediterania dari Panel Listrik

Api diduga berasal dari panel listrik di basement dan sempat memicu kepanikan penghuni.

Diterbitkan 30 April 2026, 17:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kebakaran Apartemen Mediterania diduga dari panel listrik basement, masih diselidiki.
  • Asap tebal menjalar hingga lantai 33, menyebabkan 20 penghuni sesak napas.
  • Evakuasi dramatis dilakukan petugas, 89 penghuni berhasil diselamatkan.

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda Apartemen Mediterania di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Kamis pagi. Api diduga berasal dari panel listrik di basement.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, informasi awal terkait sumber api diperoleh dari petugas keamanan setempat.

"Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement," kata Twedi saat ditemui di lokasi, Kamis (30/4/2026) sore.

Meski begitu, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti munculnya api dari panel listrik tersebut.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Saat ini fokus utama kami adalah proses evakuasi penghuni,” kata Twedi, dilansir Antara.

Api Cepat Dipadamkan

Api memang cepat dipadamkan, namun asap tebal sempat menjalar hingga ke lantai 33 dan ke atas. Kondisi ini membuat sejumlah penghuni terjebak di dalam unit mereka dan terpapar asap.

Sebagian besar penghuni berhasil menyelamatkan diri secara mandiri maupun dengan bantuan petugas. Namun, tidak sedikit yang sempat tertahan akibat tebalnya asap yang memenuhi area dalam gedung.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 20 penghuni mengalami sesak napas dan telah dirujuk ke rumah sakit oleh PMI dan petugas kesehatan.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 89 penghuni berhasil dievakuasi keluar dari apartemen. Polisi masih mengumpulkan data tambahan, khususnya dari paguyuban penghuni, untuk memastikan jumlah keseluruhan warga yang terdampak.

Di sisi lain, sekitar 20 penghuni dilaporkan masih bertahan di dalam apartemen. Mereka memilih tetap berada di unit masing-masing karena kondisi dinilai sudah cukup aman dan udara mulai membaik. Selain itu, lift tidak dapat digunakan sehingga akses evakuasi hanya melalui tangga darurat.

Evakuasi Dramatis

Proses evakuasi korban sempat berlangsung dramatis. Petugas pemadam kebakaran harus mengevakuasi penghuni dari sisi luar gedung karena asap pekat memenuhi bagian dalam.

Tangga evakuasi dipasang secara berjenjang dari lantai dasar hingga lantai enam. Satu per satu penghuni diturunkan dengan pengamanan tali untuk mencegah risiko terjatuh.

Di posko informasi, petugas terus mendata penghuni yang berhasil dievakuasi maupun yang masih berada di dalam gedung guna memastikan seluruh warga dalam kondisi aman.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6