2.730 Personel Gabungan Kawal Persija vs Persebaya di GBK

Rekayasa lalu lintas bakal diberlakukan. Namun, sifatnya situasional tergantung situasi dan kondisi di lapangan.

Diterbitkan 11 April 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • 2.730 personel gabungan amankan laga Persija vs Persebaya di GBK.
  • Suporter dilarang bawa petasan, flare, sajam, miras; diminta tidak anarkis.
  • Rekayasa lalin situasional; penindakan tegas namun pengamanan tetap humanis.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 2.730 personel gabungan disiagakan mengawal laga Persija Jakarta kontra Persebaya FC di Stadion Utama GBK, Sabtu (11/4/2026) malam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung mengatakan, ribuan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, hingga Pemprov DKI siap untuk memberikan pengamanan.

"Sebanyak 2.730 personel gabungan mengamankan pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta VS Persebaya FC di GBK," kata Reynold, Sabtu (11/4/2026).

Mereka disebar di mulai pintu masuk stadion hingga kawasan Senayan. Polisi melarang suporter membawa petasan, flare, senjata tajam, hingga minuman beralkohol.

“Kami akan menjaga keamanan dan melayani para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," ucap dia.

Reynold juga mewanti-wanti suporter. Dia meminta kepada mereka untuk tak bertindak anarkisme atau merusak fasilitas umum.

“Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme,” ujar dia.

 

Rekayasa Lalu Lintas

Sementara itu, rekayasa lalu lintas bakal diberlakukan. Namun, sifatnya situasional tergantung situasi dan kondisi di lapangan.

"Pengguna jalan diminta menghindari kawasan Senayan saat pertandingan berlangsung," ucap dia.

 

Tak Ada Kompromi

Dia memastikan tak ada kompromi bagi pelanggaran. Penonton yang nekat membawa petasan atau flare akan ditindak tegas. Namun di sisi lain, pendekatan humanis tetap dikedepankan.

"Kepada seluruh Personel yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6