16 Juli 1969: Apollo 11 Mengudara, Awal Sejarah Manusia Mendarat di Bulan

Apollo 11 diluncurkan untuk mendarat di bulan pada 16 Juli 1969.

Diterbitkan 16 Juli 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Roket luar angkasa yang membawa misi Apollo 11 berhasil diluncurkan dari Cape Kennedy, Florida, AS, pada 16 Juli 1969. Peluncuran ini merupakan permulaan pendaratan manusia pertama di bulan.

Dikutip dari BBC, Kamis (16/7/2026), sekitar satu juta orang dari seluruh negara bagian berkumpul untuk menyaksikan peluncuran roket pendorong Saturn 5. Roket ini dijadwalkan untuk meluncur pada jam 14.32 waktu setempat.

Tiga astronot yang ada di dalam pesawat itu adalah Neil Armstrong, Michael Collins, dan Edwin “Buzz” Aldrin. Ketiganya sudah memiliki pengalaman terbang ke luar angkasa dalam misi luar angkasa berawak Gemini, dan telah menjalani pelatihan secara intens sebagai tim selama berbulan-bulan.

Sembilan detik sebelum lepas landas, kelima mesin roket tersebut menyala, memancarkan lidah api yang melanda landasan peluncuran dan sekitar 20 acre (8,1 hektar) lahan rawa di sekitarnya. 

Dengan gemuruh yang menggelegar, roket pendorong itu melesat ke langit, membawa Apollo 11 dan harapan seluruh dunia.

Hampir sekitar 12 menit kemudian, Apollo 11 mengorbit bulan.

Setelah dua jam dan 44 menit semenjak lepas landas, mesin pendorong tahap ketiga dinyalakan selama lima menit 47 detik dan kecepatannya meningkat menjadi 39,500 km/jam. Hal ini guna untuk mengeluarkan para astronot dari orbit dan melontarkan mereka ke bulan.

Komandan misi  tersebut, Neil Armstrong melaporkan bahwa mereka tidak memiliki keluhan apapun tentang ketiga tahap penerbangan tersebut. “Pengalaman itu sungguh indah,” tuturnya.

Peluncuran itu disaksikan oleh Wakil Presiden Amerika Serikat Spiro Agnew yang berkata, “era baru untuk peradaban manusia.”

“Dengan terbangnya Apollo 11, Amerika memasuki penemuan era baru,” ujarnya.

Misi luar biasa ini diperkirakan mendarat pada Minggu 20 juli 1969. Modul bulan yang dinamai Eagle dijadwalkan mendarat di bulan pada pukul 21.00 waktu setempat.

Pada konferensi sebelum lepas landas, Neil Armstrong bilang bahwa pendaratan di bulan dan lepas landas dari sana merupakan “hal-hal yang menjadi misteri besar.”

Dengan misi ini, mereka membawa pesan-pesan dukungan dari para pemimpin negara anggota PBB dan bendera-bendera mereka.