Realme Setop Beroperasi di China, Ini Alasannya

Realme dikonfirmasi akan keluar dari pasar China, kenapa?

Diterbitkan 17 Juli 2026, 08:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah rencana perubahan besar-besaran Oppo dan berakhir OnePlus mundur dari pasar global, Realme kini resmi akan keluar dari pasar Tiongkok demi fokus ke pasar global.

Dalam unggahan di Weibo, Shen Qi, wakil presiden Realme dan presiden pemasaran global, menyatakan Realme akan “menekan tombol jeda” di Tiongkok dan “fokus” menyasar pasar luar negeri.

Dilansir 9to5Google, Jumat (17/7/2026), Realme sudah memasarkan produk mereka di sebagian wilayah Eropa, dan tampaknya akan menjadi fokus ke depannya.

Laporan terbaru minggu ini mengklaim Oppo fokuskan Realme ke kawasan Nordik di Eropa, seperti Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, dan Swedia.

Qi menjelaskan, bagi brand muda, belajar untuk “fokus” seringkali memerlukan keberanian daripada “berjalan mengikuti arus.”

Setelah pertimbangan yang matang, Realme akan mengambil jeda sejenak di pasar Tiongkok. Ke depannya, kami akan fokus mengembangkan ke pasar luar negeri, berfokus pada performa dan gaming, serta menghadirkan teknologi mutakhir.

 

ColorOS Terbaru

Ia menambahkan, tak perlu khawatir, karena urusan penjualan, layanan, serta garansi purnajual untuk model-model Realme yang ada saat ini akan ditangani sepenuhnya oleh tim resmi Oppo.

Terkait pembaruan sistem, setelah peluncuran resmi ColorOS generasi berikutnya, pengguna dapat memperbaruinya ke ColorOS begitu dapat notifikasi. Kami menjamin hak-hak seluruh pengguna akan tetap terlindungi.

Perlu diketahui juga, baik di Tiongkok maupun di luar negeri, Realme UI akan dihentikan dan digantikan oleh ColorOS. Serupa dengan penerapan OxygenOS milik OnePlus mulai versi Android 17, Realme juga mengkonfirmasi rencana mereka sama.