Dubes Wang Qing: China Zero Tolerance terhadap Korupsi

China terus memperkuat pengawasan internal di tengah agenda modernisasi nasional.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 21:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Duta Besar (Dubes) China untuk ASEAN Wang Qing menyebut reformasi internal sebagai salah satu unsur penting bagi Partai Komunis China (PKC) dalam mencapai tujuan modernisasi China.

Pernyataan itu disampaikan saat Dubes Wang menjawab pertanyaan Liputan6.com mengenai upaya pemberantasan korupsi di China, termasuk kasus terbaru yang melibatkan seorang anggota Politbiro PKC.

Dubes Wang menjelaskan bahwa perjalanan PKC selama 105 tahun menuju modernisasi China ditopang oleh sejumlah faktor, antara lain aspirasi partai, pendekatan yang berpusat pada rakyat, serta kemampuan melakukan mobilisasi sosial.

Reformasi internal, lanjut dia, juga diperlukan untuk memastikan seluruh anggota partai tetap bergerak menuju tujuan yang telah ditetapkan Komite Sentral PKC.

"Kami menerapkan toleransi nol (zero tolerance) terhadap korupsi," ujar Dubes Wang dalam China-ASEAN Media and Think Tank Salon di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Ia menyampaikan bahwa PKC terus melakukan pembenahan internal selama 10 tahun terakhir. Langkah tersebut akan dilanjutkan sebagai bentuk tekad partai dalam memperkuat disiplin dan menjaga kesatuan arah di antara para anggotanya.

Dubes Wang tidak hanya mengaitkan upaya itu dengan agenda modernisasi China, tapi juga tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Menanggapi pandangan sejumlah media Barat yang mengaitkan langkah pemberantasan korupsi di China dengan kepentingan politik internal, Dubes Wang menilai bahwa pandangan tersebut muncul dari sudut pandang dan sistem politik yang berbeda dengan China.

Ia menegaskan bahwa kampanye antikorupsi merupakan bagian dari upaya Partai Komunis China untuk terus memperbaiki diri sekaligus memperkuat disiplin internal. Menurut Dubes Wang, kemampuan untuk melakukan pembenahan dari dalam merupakan salah satu ciri paling menonjol Partai Komunis China yang turut berkontribusi terhadap keberhasilannya.