Korban Tewas Kebakaran Bar di Bangkok Bertambah jadi 32 Orang

Jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah bar musik di Bangkok, Thailand, kembali bertambah

Diterbitkan 15 Juli 2026, 17:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah bar musik di Bangkok, Thailand, kembali bertambah. Hingga Rabu (15/7/2026), korban meninggal dunia mencapai 32 orang setelah dua korban luka dilaporkan meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Dikutip dari Channel News Asia, Pusat Medis Darurat Erawan melaporkan hingga saat ini masih terdapat 30 korban yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Bangkok. Dari jumlah tersebut, 15 orang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) karena mengalami luka serius.

Sementara itu, 44 korban lainnya telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka dinyatakan membaik.

Kebakaran ini menjadi salah satu insiden paling mematikan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir itu terjadi di Rong Beer Na Lat Phrao, sebuah bar musik yang berada di kawasan Chatuchak, Bangkok utara, menjelang tengah malam pada Minggu 12 Juli. 

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara ledakan sebelum kobaran api dan asap tebal dengan cepat memenuhi seluruh bangunan bar yang hanya memiliki satu lantai tersebut.

Diduga Berawal dari Korsleting AC

Pihak berwenang menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada unit pendingin ruangan (AC) yang terpasang di plafon.

Meski demikian, polisi masih terus menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam insiden tersebut, termasuk dugaan bahwa jalur evakuasi darurat terhalang, sehingga menyulitkan pengunjung untuk menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Pemerintah Thailand menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan. Salah satunya melalui inspeksi mendadak untuk memastikan seluruh pintu darurat dapat digunakan dan setiap lokasi memenuhi standar keselamatan kebakaran.

Menariknya, bar tersebut diketahui baru menjalani inspeksi keselamatan pada April lalu.

 

Material Mudah Terbakar Diduga Memperparah Kebakaran

Rong Beer Na Lat Phrao berada di kawasan komersial yang ramai, dekat dengan stasiun kereta serta dua pusat perbelanjaan besar. Bar tersebut merupakan salah satu lokasi hiburan yang kerap dipadati pengunjung pada akhir pekan, dengan sajian musik live, makanan, minuman, dan tayangan olahraga.

Sejumlah ahli menduga material dekorasi panggung yang mudah terbakar, yang digunakan untuk meningkatkan kualitas akustik ruangan, langsung terbakar saat api muncul. Kondisi tersebut menghasilkan suhu panas yang sangat tinggi, asap pekat, serta gas beracun yang membuat banyak pengunjung terjebak di dalam bangunan.

Penggunaan material yang mudah terbakar, kapasitas pengunjung yang berlebihan, serta akses pintu darurat yang tidak berfungsi sebenarnya telah lama menjadi perhatian di berbagai tempat hiburan di Thailand.

Persoalan serupa juga mencuat setelah kebakaran sebuah klub malam di Bangkok pada 2009, yang menewaskan sedikitnya 65 orang. Insiden tersebut menjadi salah satu tragedi kebakaran tempat hiburan paling mematikan dalam sejarah negara itu.         

Â