Liputan6.com, Hong Kong - Kebebasan dirasakan oleh pemilik anjing dan anjingnya setelah larangan untuk membawa anabul ke dalam restoran dilonggarkan.
Dikutip dari AP News, Selasa (14/7/2926) sejak tahun 1994, berdasarkan peraturan usaha kuliner di kota tersebut, hanya anjing pemandu dan anjing yang sedang menjalankan tugas resmi diizinkan untuk masuk ke dalam restoran.
Namun, peraturan tersebut diganti untuk mempromosikan budaya ramah hewan peliharaan. Lebih dari 900 restoran setuju pada tahap pertama kebijakan tersebut.
Advertisement
Ini merupakan langkah terbaru kota tersebut dalam upaya membangun masyarakat ramah hewan. Sekarang, Hong Kong memperbolehkan hewan dibawa di rute-rute feri tertentu, kereta metro di daerah pedesaan serta rumah sakit umum juga mengizinkan kunjungan hewan peliharaan untuk pasien yang menjalani perawatan paliatif.
Menurut pemerintah, lebih dari 240,000 rumah memelihara 400,000 kucing dan anjing.
Pemilik Wan Land Cafe, Kelvin Chan berkata bahwa kebijakan ini tidak akan membawa peningkatan yang besar, tapi sebagai pecinta hewan, ia berharap masyarakat akan lebih menerima anjing mereka.
Namun, hal ini menjadi tantangan bagi orang-orang yang belum terbiasa makan di tempat umum dengan anjing di sekitarnya.
Chan berharap para pemilik peliharaan di restoran maupun tempat umum lainnya tetap menjaga kenyamanan agar masyarakat yang tidak menyukai peliharaan dapat mengerti. Inklusifitas terhadap hewan peliharaan adalah suatu progres.
Untuk mempersiapkan pergantian tersebut, beberapa pemilik anjing mengajak mereka belajar ke workshop etika makan untuk anjing.
Seorang pelatih anjing, Heyton Lee, sibuk menjelang diberlakukannya peraturan baru tersebut. Ia memiliki program selama dua jam untuk mensimulasi suasana restoran dengan mengajak para anjing jalan-jalan di sekitar restoran. Kemudian, para hewan didorong untuk tetap tenang saat bertemu teman anjing mereka.
Lee mendemonstrasikan beberapa isyarat tangan yang biasa dipakai untuk mengajarkan anjing cara berperilaku. Tujuan utamanya adalah untuk mengajarkan anjing agar tetap tenang dan menunjukkan mereka cara berbaur dengan manusia lain di masyarakat.
Berdasarkan peraturan baru tersebut, anjing harus dijaga dengan tali yang panjangnya tidak melebihi 1,5 meter dan dipegang oleh orang dewasa atau diikatkan pada benda yang tidak bergerak.
Para anjing juga tidak diperbolehkan naik ke atas meja dan tidak diperkenankan makan langsung dari peralatan makan manusia yang akan digunakan kembali.
Namun, beberapa anjing yang dianggap masuk ke kelompok ras anjing petarung tidak diperbolehkan masuk ke tempat-tempat tersebut sama sekali.
Walaupun restoran tidak bisa memasak untuk anjing, mereka menyediakan makanan kemasan untuk mereka.
Sementara itu, banyak restoran yang sudah siap untuk menyambut pelanggan berbulu itu dengan harapan akan menambah penghasilan mereka.
Restoran yang menjual dimsum, Old Fung Teahouse berinvestasi sebesar 10,000 dollar Hong Kong atau setara dengan Rp 23 juta untuk persiapan ini. Mereka berencana untuk memasang alat pembersih udara dan membangun sekat sederhana untuk memisahkan area meja khusus untuk pemilik hewan.
Tersedia pula kereta dorong serta produk pembersih. Para pengelola berharap layanan ini dapat meningkatkan penghasilan hingga 15 persen.
“Cara restoran ini untuk mengatasi situasi dengan memisahkan area bagi pemilik hewan sangat tepat karena akan menjadi lebih mudah untuk pengunjung yang tidak terbiasa dengan hewan untuk makan,” ujar Ma Ke, seorang turis asal China.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296158/original/085900400_1784006169-90-5.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776139/original/033566400_1782846347-000_B8UG2YZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824750/original/024298400_1715077989-Mu_vs_Crystal_Palace_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288135/original/021269900_1783304092-cropped-924ca8ea-e90e-401c-ae61-545b06bcb8ed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7594282/original/095342300_1780377097-52e9f7f0-cc09-4fe5-a96f-9757ecaea1a9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8335074/original/067005700_1782205641-2147695761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653714/original/084314200_1700287310-Vaksinasi_rabies_massal-ARBAS_11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256660/original/028513800_1781163671-Screenshot_2026-06-11_143928.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256523/original/098337300_1781160622-cara_menghilangkan_bau_yang_mengundang_kucing_datang_ke_teras.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7594224/original/034637500_1780377034-Kandang_Mini_Dari_Jerigen_Bekas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7585916/original/098897600_1780367696-Berikan_Alas_Kandang_yang_Nyaman.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7004476/original/057782800_1779775618-10529662545425360208.jpeg)