Startup AS Ciptakan Drone AI Pemburu Nyamuk

Drone pembasmi nyamuk sedang dikembangkan.

Diterbitkan 16 Juli 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Para insinyur Tornyol, perusahaan startup Amerika yang didukung oleh Y Combinator sedang mengerjakan drone mikro berteknologi AI yang mampu menurunkan harga pemberantasan nyamuk hingga 100 persen.

Dikutip dari Oddity Central, Kamis (16/7/2026), drone ini memiliki potensi untuk memburu dan menembak jatuh nyamuk di ruang perkotaan, ketimbang menggunakan bahan kimia atau solusi untuk mengendalikan populasi lain yang lebih mahal dan berbahaya.

Salah satu pendiri Tornyol, Alex Toussaint, memposting sebuah video yang menampilkan “pembunuhan antar udara pertama” milik perusahaan tersebut pada 14 Juli.

Di dalam videonya, terlihat sebuah drone kecil yang mengejar lalu menembak seekor ngengat di area uji coba. Walaupun memang ngengat bukanlah nyamuk dan area yang dipakai sangat kecil, ini tetap sebuah langkah besar dalam pengembangan drone yang mampu mengidentifikasi dan membasmi serangga di udara.

Tujuan Tornyol adalah untuk membuat drone seberat 40 gram yang menggunakan mikrofon ponsel pintar, sensor ultrasonik, dan perangkat lunak khusus untuk melacak dan menargetkan serangga.

Para drone itu dirancang untuk memancarkan denyut ultrasonik serta mendengarkan gema dengan serangkaian mikrofon.

Secara teori, drone ini dapat membedakan nyamuk dari serangga lain karena sayap nyamuk menghasilkan tanda suara khas Doppler.

Insinyur di balik Tornyol, Alex Toussaint dan Clovis Piedallu berharap suatu hari akan menggunakan drone-drone kecil ini untuk membasmi nyamuk di seluruh area kota, yang 10 unit di antaranya mampu membersihkan satu kilometer persegi dari serangga penghisap darah bersayap itu.