Iran: Lebih dari 30 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan AS

Serangan itu menjadi bagian dari rangkaian aksi saling balas antara AS dan Iran.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 19:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Teheran - Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan pada Rabu (15/7/2026) bahwa lebih dari 30 warga sipil tewas akibat serangan terbaru Amerika Serikat (AS) di wilayah selatan negara itu.

Melalui unggahan di platform media sosial X, Mohajerani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta memastikan pemerintah akan memberikan dukungan kepada mereka.

Pada saat yang sama, militer Iran melaporkan tujuh tentaranya tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan AS yang menghantam sebuah garnisun pasukan darat di Bampur, Provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran tenggara, pada Rabu dini hari. Demikian seperti dilaporkan kantor berita Xinhua.

Menurut militer Iran, sebanyak 13 rudal menghantam barak, wisma, dan pos penjagaan di kompleks militer tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, AS melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah wilayah di Iran selatan. AS menyebut operasi itu bertujuan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Iran membalas serangan tersebut dengan meluncurkan rudal dan pesawat nirawak atau drone ke pangkalan serta fasilitas AS di sejumlah negara kawasan, termasuk Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Rabu menyatakan pasukannya kembali melancarkan serangan terhadap Iran dengan menyasar puluhan target militer di sekitar Selat Hormuz dan wilayah pesisir negara itu.