Prabowo Ungkap Keberhasilan 1,5 Tahun Pemerintahannya: Kita Selamatkan Uang Negara Rp 31,3 Triliun

Prabowo menyebut uang senilai itu bisa memperbaiki 34.000 sekolah rusak di seluruh Indonesia.

Diterbitkan 10 April 2026, 16:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintahan Prabowo menyelamatkan Rp 31,3 triliun uang negara dalam 1,5 tahun.
  • Dana berasal dari korupsi, rampasan negara, dan denda administratif oleh Kejagung.
  • Uang tersebut dapat memperbaiki 34.000 sekolah rusak di seluruh Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintahan yang dipimpinnya berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 31,3 triliun dalam waktu 1,5 tahun. Uang tersebut berasal dari perkara tindak pidana korupsi, uang rampasan negara, hingga denda administratif yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya bahwa hal ini terjadi berkali-kali di dalam pemerintahan yang saya pimpin baru 1,5 tahun ini," kata Prabowo saat menghadiri Penyerahan Denda Administratif dan Penyelematan Keuangan Negara di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Dia mengatakan uang negara sebesar Rp 13,2 triliun berhasil diselematkan oleh Kejagung pada Oktober 2025. Uang tersebut berasal dari hasil sitaan korupsi minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya.

Kemudian, Kejagung kembali menyerahkan uang senilai Rp6,6 triliun kepada negara pada Desember 2025, yang berasal dari rampasan negara dalam perkara tindak pidana korupsi dan penagihan denda administratif penyalahgunaan kawasan hutan.

Pada 10 April 2026, Kejagung menyerahkan uang Rp11,4 triliun hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI.

"Dengan demikian, total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah Rp 31,3 triliun. Ini angka yang sangat besar," jelas Prabowo.

Menurut dia, uang tersebut dapar dipergunakan untuk memperbaiki 34.000 sekolah rusak di seluruh Indonesia. Prabowo menyebut pemerintah sudah memperbaiki 17.000 sekolah rusak pada tahun 2025 lalu.

"Berarti uang ini bisa dua kali lipat APBN, yang mana sekolah-sekolah berbelas tahun tidak mengalami perbaikan," tuturnya.

Prabowo Saksikan Kejagung Serahkan Uang Sitaan ke Menkeu

Seperti diberitakan sebelumnya, Prabowo tampak melihat langsung proses penyerahan uang yang sudah ditumpuk rapi dan tinggi di atas panggung acara. Uang tersebut akan masuk ke kas negara.

Adapun rincian asal usul uang disita yakni. Sebesar Rp 7.230.036.440.742 merupakan hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan, Rp 1.967.867.845.912 merupakan hasil Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penanganan tindak pidana korupsi Kejaksaan RI. Kemudian, penerimaan setoran pajak (Januari s.d. April 2026) senilai Rp 967.779.018.290.

Selanjutnya, pendapatan negara melalui penyetoran pajak periode 28 Februari 2026 PT Agrinas Palma Nusantara sebesar Rp 108.574.203.443. Senilai Rp 1.145.847.307.471 dari hasil PNBP dari denda lingkungan hidup.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6