Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang, Prabowo Dorong Transisi ke Energi Bersih

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk.

Diterbitkan 09 April 2026, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo meresmikan pabrik kendaraan listrik VKTR, mendorong transisi energi bersih.
  • Krisis global menuntut hemat energi dan elektrifikasi, tinggalkan bahan bakar fosil.
  • Inisiatif VKTR dan komitmen pemerintah dukung industri kendaraan listrik nasional.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, di Magelang Jawa Tengah (Jateng), Kamis (9/4/2026). Prabowo mendorong masyarakat unfuk beralih dari energi karbon menuju energi bersih.

Dia menekankan pentingnya hemat energi ditengah krisis global akibat kondisi geopolitik. Salah satunya, dengan beralih menuju energi bersih dan terbarukan serta menggunakan elektrifikasi.

"Walau pun bagaimana, kita harus hemat energi. Walau pun bagaimana, kita harus sekarang menuju energi yang bersih, energi terbarukan. Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, elektrifikasi," ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Pabrik Kendaraan Listrik PT VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Dia mengajak masyarakat untuk memakai listrik, khususnya dalam berkendara dan tak terlalu banyak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dari fosil maupun karbon. Prabowo pun memuji inisiatif pabrik kendaraan listrik milik PR VKTR ini.

"Inisiatif yang dilaksanakan oleh Vektor Industri ini adalah bersejarah, adalah suatu tonggak yang membanggakan. Ibarat kita dulu diajarkan apa ya itu istilahnya, pepatah. Ibarat pucuk dicinta ulam pun tiba. Jadi inilah yang kita harapkan dari putra-putra, putri-putri bangsa Indonesia," tuturnya.

"Memang negara butuh. Kita harus tinggalkan energi dari karbon, dari fosil. Kita gunakan hanya untuk yang strategis," sambung Prabowo.

 

Mensesneg Jelaskan Pabrik Produksi Alat Transportasi Berbasis Listrik

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan pabrik tersebut memproduksi alat transportasi berbasis listrik seperti bus dan truk, sebagai bagian dari langkah pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Dia menekankan komitmen pemerintah untuk beralih ke energi baru terbarukan (EBT), salah satunya kendaraan berbasis listrik. Pemerintah juga akan memulai mengajak masyarakat merubah budaya dan cara kerja ke EBT

"Ini sebagaimana yang saudara-saudara ketahui, kita memang kemudian harus bekerja keras untuk sesegera mungkin ya merubah budaya kita, merubah cara bekerja kita dengan kemudian kita mesti beralih ke energi berbasis fosil menjadi energi-energi baru terbarukan atau EBT, yang salah satunya adalah berbasis listrik," ucap Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 8 April 2026.

 

Contohkan Kebijakan Transformasi Budaya Bekerja dan Transportasi

Prasetyo mencontohkan kebijakan transformasi budaya bekerja dan bertransportasi untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar berbasis fosil. Hal ini dilakukan ditengah kondisi geopolitik dunia yabg mempengaruhi harga BBM dunia.

"Dan sebetulnya memang sudah dan sedang semua dikerjakan oleh pemerintah persiapan menuju ke arah kita ke penggunaan berbasis energi baru dan terbarukan," ucap Prabowo.

Pemerintah, kata dia, juga mengurangi penggunaan kendaraan dinas. Prasetyo pun mengajak masyarakat mulai menggunakan transportasi massal.

"Harapannya semua ke depan ini kita akan mandiri secara energi. Tapi memang ini membutuhkan waktu ya, membutuhkan waktu," pungkas Prasetyo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6