Liputan6.com, Jakarta Bearing roda atau yang akrab disebut laher adalah komponen kecil yang diam-diam menentukan kenyamanan sekaligus keamanan berkendara. Bagi pemilik motor bebek Honda, memahami fungsi bearing dan ukuran bearing roda belakang Supra X 125 menjadi bekal penting ketika komponen ini mulai aus.
"Jawaban singkatnya, bearing roda belakang Supra X 125 menggunakan kode 6301 dengan dimensi 12x37x12 milimeter. Perlu dicatat, kode ini berbeda dengan roda depan yang menggunakan kode 6201 (dimensi 12x32x10 milimeter), sehingga pemilik perlu mengingat kedua angka tersebut saat ingin mengganti bearing sepedamotor secara menyeluruh.
Meski terlihat sepele, salah menentukan ukuran justru bisa membuat roda oleng dan merembet ke komponen lain. Karena itu, mengetahui ukuran bearing roda belakang Supra X 125 lengkap dengan arti kodenya akan sangat memudahkan perawatan harian.
Advertisement
Dilansir dari SKF, bearing bola alur dalam atau deep groove ball bearing baris tunggal dikenal serbaguna, memiliki gesekan rendah, serta dioptimalkan untuk minim suara dan getaran sehingga sanggup bekerja pada putaran tinggi.
Mengenal Bearing Roda dan Fungsinya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4125277/original/047922100_1660622627-SKF-GIIAS2.jpg)
Sebelum masuk ke angka spesifik, penting memahami apa itu bearing roda terlebih dahulu. Laher merupakan bantalan berbentuk cincin berisi bola baja yang menjaga poros atau as roda tidak bergesekan langsung dengan rumah roda.
Fungsi utamanya adalah mengurangi gesekan sehingga roda dapat berputar lancar, stabil, dan tahan lama. Ketika laher bekerja sempurna, putaran ban terasa halus dan tenaga mesin tidak banyak terbuang percuma.
Sebagaimana diungkapkan ISK Bearings, bearing yang rusak akan meningkatkan gesekan pada rakitan roda, membuat motor lebih berat digerakkan, menurunkan efisiensi bahan bakar, sekaligus memangkas performa. Efeknya sering tidak disadari pengendara sampai gejalanya benar-benar terasa mengganggu.
Pada sepeda motor, laher tidak hanya berada di roda, tetapi juga di kruk as, kopling, hingga bagian lain yang berputar. Khusus untuk roda, jenis yang lazim dipakai adalah ball bearing karena mampu menahan beban radial maupun aksial secara bersamaan. Jika mendengar bunyi mendengung dari kaki-kaki, itu bisa jadi tanda awal masalah pada bantalan roda.
Advertisement
Ukuran Bearing Roda Belakang Supra X 125
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289197/original/084399700_1783395699-uGzBF2F6QFyb9Mh2emg6MYxpNY8aMG2t3PjYxAQF.jpg)
Masuk ke inti pembahasan, ukuran bearing roda belakang Supra X 125 adalah kode 6301. Angka ini berlaku untuk generasi Supra X 125 karburator maupun yang sudah mengusung injeksi.
Sebagai gambaran, Honda Supra X 125 mengusung mesin 125 cc 4-tak SOHC berteknologi Programmed Fuel Injection yang diklaim mampu mencapai efisiensi bahan bakar hingga 57,2 km/liter. Motor bebek yang dijuluki "Rajanya Motor Bebek" ini merupakan pengembangan dari Supra X 125 yang dihadirkan PT Astra Honda Motor sejak 2005.
Mengutip MISUMI, bearing 6301 memiliki diameter dalam 12 mm, diameter luar 37 mm, dan lebar 12 mm. Perlu diingat, kode ini berbeda dengan roda depan Supra X 125 yang menggunakan laher berkode 6201 (dimensi 12x32x10 mm). Oleh karena itu, pemilik harus membeli dua jenis laher yang berbeda jika ingin melakukan peremajaan pada kedua roda sekaligus. Bila diperlukan, keterangan seputar perbedaan varian Supra X 125 bisa menjadi rujukan tambahan sebelum membeli suku cadang.
Di pasaran, ukuran bearing roda belakang Supra X 125 tersedia dalam beberapa varian sil. Banyak pemilik memilih tipe berkode RS atau 2RS (6301 2RS) sebab kode 2RS menunjukkan kedua sisi bearing dilapisi karet sehingga ketahanannya terhadap debu dan air meningkat. Ketersediaannya pun melimpah, baik versi orisinal, aftermarket, maupun yang harganya sangat murah.
Cara Membaca Kode dan Ukuran Bearing 6301
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294925/original/083243100_1783908343-Gemini_Generated_Image_xucq5pxucq5pxucq.jpg)
Agar tidak bingung saat membeli, ada baiknya memahami arti setiap digit pada kode bearing. Sistem penomoran ini mengikuti standar internasional yang dipakai hampir semua merek.
Berdasarkan panduan Lily Bearing, kode bearing umumnya terbagi tiga bagian, yakni awalan untuk material atau desain khusus, angka dasar untuk tipe dan ukuran, serta akhiran untuk sil, sangkar, atau kerenggangan. Berikut rinciannya jika diterapkan pada kode 6301.
- Angka pertama (tipe bearing): digit pertama menandakan jenis bearing, dan angka 6 berarti deep groove ball bearing yang paling banyak dipakai.
- Angka kedua (seri dimensi): angka 3 menunjukkan seri diameter yang lebih tebal; seri 63 memiliki penampang lebih besar dibanding seri 60 maupun 62 sehingga lebih kuat menahan beban.
- Dua digit terakhir (diameter lubang): kode 01 pada 6301 berarti diameter dalam sebesar 12 mm.
- Aturan kali lima: untuk kode di bawah 20 mm digunakan kode khusus (00 = 10 mm, 01 = 12 mm, 02 = 15 mm, 03 = 17 mm), sedangkan mulai kode 04 ke atas dua digit terakhir dikalikan lima.
- Kode akhiran atau sil: RS dan 2RS menandakan sil karet, sedangkan ZZ atau Z menunjukkan pelindung logam.
- Kode awalan: huruf di depan angka biasanya menandakan material atau desain khusus, misalnya bahan antikarat.
Advertisement
Ciri-ciri Bearing Roda Belakang Supra X 125 yang Rusak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294926/original/091362000_1783908343-BEaring1.jpg)
Bearing termasuk komponen slow moving, tetapi tetap punya batas usia. Mengenali gejala dini akan mencegah kerusakan merembet ke tromol dan komponen lain.
Heri Prasetyawan dari bengkel Jaw's Speed menyebut, "Kemudian goyangnya roda depan, jika ada gerakan seperti celah kosong, itu tandanya laher roda rusak."
- Muncul bunyi dengung atau kasar: sebagaimana dikutip dari WulfMoto, suara mendengung, menderu, atau menggerung yang tidak berubah di berbagai permukaan jalan adalah indikator paling andal dari bearing yang mulai rusak.
- Roda terasa goyang dan oleng: roda yang goyang saat dikendarai menandakan kelonggaran pada laher.
- Getaran menjalar ke setang: jika bagian bearing rusak, kemudi motor akan terasa bergetar.
- Terasa seperti ban kempes saat menikung: merujuk AdventureBikeTroop, bearing belakang yang aus bisa membuat roda belakang seperti "berenang" atau tidak stabil, sedangkan bearing depan memicu getaran di setang.
- Velg oblak saat digoyang: angkat roda lalu goyang ke kiri-kanan; bila ada kelonggaran, kemungkinan besar laher sudah aus.
- Pengereman tidak stabil: Putaran roda yang tidak presisi akibat laher oblak membuat piringan cakram atau tromol tidak sejajar dengan kampas rem, sehingga pengereman terasa tersendat dan kurang mulus. Selain itu, karat akibat rembesan air sering kali menjadi dalang utama yang merusak komponen bagian dalam laher."Gejala serupa juga kerap muncul pada motor lain, termasuk motor skutik maupun bunyi mendengung di kaki-kaki kendaraan secara umum.
Penyebab Kerusakan dan Tips Merawat Bearing Roda Supra X 125
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294927/original/097408400_1783908343-fbaa9daa-9388-4366-bd4f-39ac5ce989d9.jpg)
Setelah mengenali gejalanya, langkah berikutnya adalah memahami akar masalah agar laher lebih awet. Umumnya kerusakan bearing bukan semata soal kualitas, tetapi juga cara pakai.
- Sering menerjang jalan rusak di kecepatan tinggi: benturan berulang membuat bola baja dan sil cepat tidak presisi.
- Membawa beban berlebih: sebagaimana disampaikan VikingBags, benturan keras menjadi salah satu penyebab utama kerusakan dini pada bearing roda.
- Terendam banjir atau kemasukan air
- Menggunakan bearing kualitas rendah: laher murah umumnya memiliki perlakuan panas dan material yang buruk sehingga usianya jauh lebih pendek.
- Kesalahan pemasangan: pemasangan yang tidak presisi mempercepat keausan bahkan sebelum waktunya.
- Usia pakai: selama pemakaian normal, bearing tetap akan aus seiring bertambahnya jarak tempuh.
Beberapa langkah perawatan yang bisa diterapkan antara lain:
- Gunakan bearing berkualitas atau suku cadang orisinal yang teruji.
- Tambahkan gemuk pada sisi laher yang terbuka.
- Kurangi kecepatan saat melewati lubang, polisi tidur, atau jalan bergelombang.
- Hindari muatan melebihi kapasitas motor.
- Ganti laher secara sepasang (kiri-kanan) agar keausannya seimbang.
- Lakukan servis dan pemeriksaan berkala. Sebagaimana diungkapkan ISK Bearings, perawatan yang tepat penting untuk memperpanjang umur bearing, dan meski sebagian besar sudah tersegel serta terlumasi, tetap ikuti jadwal servis dari pabrikan.
Baca juga: cara merawat motor saat musim kemarau termasuk cek bearing. Selain laher, jangan lupakan perawatan komponen lain seperti gear dan rantai, ban motor, serta aki agar performa tetap prima.
Kebiasaan sederhana pun berpengaruh besar, mulai dari rutinitas kecil yang membuat motor lebih awet, perawatan pada motor injeksi dan motor kopling, hingga menjaga kondisi aki sepeda motor. Bagi yang berencana meminang unit lawas, pahami dulu cara mengecek kondisi motor bekas dan waspadai suku cadang palsu.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bearing Roda Belakang Supra X 125
Berapa ukuran bearing roda belakang Supra X 125?
Ukuran bearing roda belakang Supra X 125 adalah kode 6301 dengan dimensi diameter dalam 12 mm, diameter luar 37 mm, dan lebar 12 mm. Banyak pemilik memilih varian bersil karet 6301 2RS agar lebih tahan terhadap debu dan air.
Apakah bearing roda depan dan belakang Supra X 125 sama?
Ya, keduanya sama-sama menggunakan kode 6301. Hal ini justru memudahkan pemilik karena cukup menyiapkan satu jenis laher untuk roda depan sekaligus belakang.
Apa tanda bearing roda belakang Supra X 125 harus diganti?
Gejala yang paling umum adalah munculnya bunyi dengung atau kasar, roda terasa goyang dan oleng, getaran menjalar ke setang, serta terasa seperti ban kempes saat menikung. Jika muncul tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera periksa dan ganti laher di bengkel agar tidak merusak komponen lain.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294924/original/066347900_1783908343-Gemini_Generated_Image_70y8an70y8an70y8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121792/original/089615500_1660295127-000_DV796670.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294722/original/070659100_1783855098-Lautaro_Martinez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294841/original/008907800_1783891890-20260712_183218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294880/original/021523800_1783906469-18120850838664492455.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294865/original/000011100_1783905930-Galon_Bekas_Jadi_Pot_Tomat_Ceri_Gantung.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4939271/original/009049700_1725776064-Ilustrasi_orang_konsisten__percaya_diri__sukses.jpg)