Liputan6.com, Jakarta Udara yang terlalu lembap sering membuat ruangan terasa pengap, dinding cepat berjamur, dan perabot mudah rusak. Kondisi inilah yang membuat banyak orang mulai mencari tahu apa itu dehumidifier sebagai solusi praktis di rumah.
Secara ringkas, dehumidifier merupakan perangkat elektronik yang bertugas menurunkan kadar uap air di dalam ruangan. Alat ini menjaga kelembapan tetap pada tingkat ideal sehingga udara terasa lebih ringan dan nyaman dihirup.
Memahami apa itu dehumidifier menjadi penting karena kelembapan berlebih berkaitan erat dengan kenyamanan sekaligus kesehatan pernapasan. Pemakaian alat ini kini lazim dijumpai di kamar tidur, dapur, kamar mandi, hingga ruang penyimpanan barang.
Advertisement
Mengacu pada panduan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), tingkat kelembapan relatif di dalam ruangan sebaiknya dijaga di bawah 60 persen dan idealnya berada pada kisaran 30 hingga 50 persen untuk menekan pertumbuhan jamur serta tungau. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (12/7/2026).
Apa Itu Dehumidifier?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294400/original/067139300_1783834327-alvaro-bernal-_Ib-JulMgzo-unsplash.jpg)
Apa itu dehumidifier dapat dijelaskan sebagai perangkat listrik yang menarik udara lembap dari sebuah ruangan, memisahkan kandungan uap airnya, lalu mengembuskan kembali udara yang lebih kering. Proses tersebut berlangsung berulang hingga kelembapan relatif turun ke level yang diinginkan penghuni.
Chris Michael, direktur pelaksana produsen dehumidifier Meaco, dikutip dari Woman & Home memaparkan bahwa Dehumidifier menghilangkan kelembapan dari udara, mencegah masalah seperti lembap, jamur, dan kondensasi, sekaligus menjaga tingkat kelembapan relatif yang sehat di dalam rumah Anda.
Kelembapan sejatinya selalu hadir di sekitar kita dan terus bertambah setiap kali memasak, mandi, mencuci, bahkan bernapas. Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, kadar kelembapan udara memang cenderung tinggi hampir sepanjang tahun.
Karena itu, fungsi dehumidifier menjadi penting untuk menjaga keseimbangan uap air agar tidak melewati ambang yang memicu gangguan. Dengan kelembapan yang terkendali, ruangan yang tadinya lembap dan pengap bisa terasa jauh lebih segar dan sehat.
Advertisement
Cara Kerja Dehumidifier
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294401/original/024594100_1783834329-samuel-regan-asante-SddCp2h6Djw-unsplash.jpg)
Cara kerja dehumidifier pada dasarnya menyerupai lemari es. Sebuah kipas menyedot udara lembap dari ruangan, kemudian mengalirkannya melewati kumparan pendingin sehingga uap air mengembun menjadi tetesan.
Chris, pakar dari lembaga pengujian independen CHOICE, dikutip dari CHOICE menerangkan, Alat ini menarik udara, mendinginkannya untuk mengembunkan air yang dikandungnya, lalu menghangatkannya dan mengembuskannya kembali.
Tetesan air hasil kondensasi lalu ditampung dalam wadah khusus yang bisa dilepas untuk dibuang, sementara sebagian model modern mengalirkannya langsung melalui selang pembuangan. Udara yang sudah kering kemudian dihangatkan sedikit sebelum dikembalikan ke ruangan sehingga tidak terasa lebih dingin ketika keluar dari mesin.
Prinsip ini erat kaitannya dengan proses penguapan dan pengembunan air di udara, yang membuat dehumidifier bekerja lebih optimal pada udara hangat. Alat ini tidak menurunkan suhu, tetapi dengan berkurangnya kelembapan sebuah ruangan bisa terasa lebih sejuk dan nyaman.
Jenis-Jenis Dehumidifier yang Umum Ditemukan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468162/original/027844200_1767942583-xiaomi.jpg)
Setiap dehumidifier dirancang dengan teknologi berbeda sesuai kebutuhan ruangan dan kondisi iklim. Berdasarkan ulasan American Home Shield, dua tipe yang paling populer adalah model kompresor (refrigeran) dan model desikan yang memakai bahan penyerap khusus. Berikut ragam jenis dehumidifier yang perlu dikenali sebelum membeli.
-
Dehumidifier refrigeran (kompresor) - Jenis paling umum dan bekerja seperti kulkas, yaitu mendinginkan udara di atas kumparan agar uap air mengembun. Tipe ini biasanya lebih hemat energi, bertangki besar, serta bekerja maksimal di iklim hangat, meski cenderung lebih besar dan berisik.
-
Dehumidifier desikan (desiccant) - Menggunakan roda berisi bahan penyerap yang lalu dikeringkan oleh pemanas internal, sehingga lebih senyap dan andal di suhu dingin. Trey Lewis, pakar peralatan di HVAC Training Shop, dikutip dari Homes & Gardens menyampaikan, "Ada jenis dehumidifier yang disebut dehumidifier desikan yang tidak menghasilkan panas sama sekali."
-
Dehumidifier termoelektrik (Peltier) - Berukuran mungil, minim suara, dan tanpa kompresor, cocok untuk ruangan kecil seperti lemari pakaian atau kamar sempit. Daya serapnya memang terbatas, tetapi praktis untuk area yang tidak terlalu luas.
-
Dehumidifier untuk seluruh rumah (whole-house) - Terpasang menyatu dengan sistem HVAC atau saluran udara rumah dan mengatur kelembapan secara otomatis di seluruh ruangan. Perawatannya rendah karena air langsung dialirkan ke saluran pembuangan tanpa perlu mengosongkan tangki.
-
Dehumidifier portabel - Berukuran ringkas dan mudah dipindahkan ke ruangan yang membutuhkan, mulai dari basement hingga kamar mandi. Air hasil kondensasi ditampung dalam wadah yang perlu dikosongkan secara berkala agar kinerja tetap optimal.
Advertisement
Manfaat Dehumidifier untuk Kesehatan dan Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492563/original/018341000_1770178136-Merawat_Pintu_dengan_Dehumidifier_untuk_Pencegahan_Jangka_Panjang.jpg)
Manfaat dehumidifier tidak sebatas membuat udara terasa lebih kering, tetapi juga menyentuh sisi kesehatan dan keawetan hunian. Dilansir dari Healthline, udara yang terlalu lembap terasa lebih berat sehingga menyulitkan pernapasan, dan dehumidifier dapat membantu meringankan kerja paru-paru terutama bagi penderita asma. Berikut sejumlah manfaat utamanya.
-
Mencegah jamur dan lumut - Kelembapan tinggi menciptakan lingkungan ideal bagi spora untuk tumbuh di dinding, plafon, hingga sudut ruangan. Dengan menekan kadar air di udara, dehumidifier membantu mengendalikan jamur di dinding, termasuk jenis jamur hitam yang berisiko bagi kesehatan paru.
-
Meredakan alergi dan mengurangi tungau debu - Populasi tungau debu sulit bertahan ketika kelembapan turun di bawah 50 persen. Kondisi ini membantu menekan pemicu reaksi alergi seperti bersin, hidung tersumbat, dan gejala asma.
-
Melindungi perabot, elektronik, dan struktur rumah - Kevin Dickson, presiden Energy Services Air Conditioning, Heating and Electrical, dikutip dari Carrier menuturkan, "Dengan aktif menarik kelembapan berlebih dari udara, dehumidifier untuk seluruh rumah membantu mencegah masalah seperti pertumbuhan jamur, bau apek, dan tungau debu."Udara yang terkendali juga menekan risiko jamur dan lumut di perabot rumah serta karat pada barang logam.
-
Menghilangkan bau apek - Aroma apek umumnya berasal dari jamur, kain lembap, atau dinding yang menyerap air. Dehumidifier menyerang sumber masalah dengan mengurangi kadar uap air sehingga membantu mengatasi bau apek dan bau tak sedap di dalam ruangan.
-
Membuat ruangan terasa lebih sejuk - Udara lembap terasa lebih panas karena keringat sulit menguap dari kulit. Ketika kelembapan diturunkan, tubuh lebih mudah mendinginkan diri sehingga ruangan terasa lebih nyaman meski suhu sebenarnya tidak berubah.
-
Membantu meringankan kerja pendingin ruangan - Dengan udara yang lebih kering, AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menciptakan kenyamanan yang sama. Efeknya, konsumsi energi bisa lebih terkendali sekaligus memperpanjang usia perangkat pendingin.
-
Mempercepat pengeringan pakaian dalam ruangan - Saat cuaca tidak mendukung, dehumidifier membantu menyerap kelembapan sehingga cucian lebih cepat kering. Cara ini efektif menekan risiko bau apek pada pakaian sekaligus menjaga kamar mandi tetap kering.
Perbedaan Dehumidifier, Humidifier, dan Air Purifier serta Tips Memilihnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543566/original/030835600_1775029068-unnamed__80_.jpg)
Ketiga perangkat ini kerap dianggap sama padahal fungsi utamanya berbeda. Dehumidifier mengurangi kelembapan, humidifier justru menambah kelembapan, sementara air purifier fokus membersihkan partikel di udara. Agar lebih jelas, berikut ringkasan perbedaannya.
| Aspek | Dehumidifier | Humidifier | Air Purifier |
|---|---|---|---|
| Fungsi utama | Mengurangi kelembapan | Menambah kelembapan | Membersihkan partikel udara |
| Kondisi cocok | Udara lembap dan pengap | Udara kering atau ruang ber-AC | Udara berdebu dan berpolusi |
| Cara kerja | Menarik dan mengembunkan uap air | Mengubah air menjadi uap atau kabut | Menyaring udara lewat filter |
| Manfaat utama | Cegah jamur dan bau apek | Cegah kulit dan tenggorokan kering | Kurangi debu, asap, dan alergen |
Sebuah humidifier dirancang untuk situasi yang berlawanan dengan dehumidifier, yakni ketika udara terlalu kering, misalnya pada ruangan ber-AC. Alat ini menambahkan uap air agar kulit, hidung, dan tenggorokan tidak mudah kering, sehingga memahami manfaat humidifier membantu Anda memilih perangkat yang benar-benar sesuai kebutuhan.
Sementara itu, air purifier tidak mengatur kelembapan, melainkan menyaring debu, asap, serbuk sari, hingga bau melalui rangkaian filter udara ruangan seperti HEPA dan karbon aktif. Ketiga alat bahkan bisa dikombinasikan bila masalah udara di rumah cukup kompleks, dan sebagai pelengkap alami, tanaman penyerap kelembapan juga bisa ditambahkan.
Untuk memilih dehumidifier yang tepat, ukur dulu tingkat kelembapan dengan higrometer serta luas ruangan yang hendak ditangani, terutama menjelang musim hujan. Mengutip laman Oransi, kapasitas dehumidifier diukur dalam pint atau liter per hari, dan idealnya alat dilengkapi humidistat yang bisa disetel ke target kelembapan lalu mati otomatis begitu tercapai agar tidak membuat udara terlalu kering. Perhatikan pula fitur pendukung seperti timer, mode senyap, serta selang pembuangan, dan rutin bersihkan tangki karena jamur dapat tumbuh bila dibiarkan kotor.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Dehumidifier
Apakah dehumidifier membuat ruangan menjadi lebih dingin?
Dehumidifier tidak menurunkan suhu seperti AC, tetapi ruangan bisa terasa lebih sejuk karena kelembapan berkurang dan keringat lebih mudah menguap. Brad Roberson, presiden Aire Serv, dikutip dari Family Handyman menuturkan, "Suhunya tidak akan lebih rendah, tetapi ruangan akan terasa lebih nyaman."
Berapa tingkat kelembapan ideal di dalam ruangan?
Tingkat kelembapan relatif yang disarankan berada pada kisaran 30 hingga 50 persen dan sebaiknya tidak melewati 60 persen. Pada rentang ini, risiko jamur, tungau debu, dan bakteri dapat ditekan tanpa membuat udara menjadi terlalu kering.
Apakah dehumidifier sama dengan AC?
Keduanya berbeda meski sama-sama menyerap sebagian uap air. Tugas utama AC adalah mendinginkan udara, sedangkan dehumidifier khusus dirancang untuk mengurangi kelembapan tanpa mengubah suhu ruangan secara signifikan.
Dengan mengenali apa itu dehumidifier beserta cara kerja, jenis, dan manfaatnya, Anda kini lebih mudah menentukan perangkat yang paling pas dengan kondisi hunian. Menjaga kelembapan udara tetap seimbang bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan langkah nyata untuk hunian yang lebih sehat bagi seluruh anggota keluarga.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291905/original/016449800_1783579890-BkxkOhEHrT59GyJyTGttngZdeLU9B7F1YswzI3ok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289823/original/043864600_1783415482-aMkY6Xf5CZng7WtsDylnyRphj1wDX2HW1cEcKdoi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292752/original/083495100_1783655487-xHitw4NFambi4tb77xe47iXz6qz3cxd8OuD053YK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294402/original/058985800_1783834364-Pakcoy_dan_Sawi_Ditanam_di_Wadah_Dangkal_1.jpeg)