Presiden Prabowo Buka Lebar Istana ke Pelajar Sekolah, Ini Penjelasan Seskab Teddy

Presiden Prabowo Subianto membuka lebar Istana Kepresidenan bagi anak-anak sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda Indonesia.

Diterbitkan 07 April 2026, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membuka lebar Istana Kepresidenan bagi anak-anak sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda Indonesia.

Kegiatan ini diberi judul 'Istana untuk Anak Sekolah' dan dimulai perdana hari ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, kegiatan dilakukan adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam penguatan kualitas sumber daya manusia, yang juga tercermin melalui berbagai program prioritas seperti makan bergizi, renovasi sekolah, penyediaan fasilitas pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan guru.

"Salah satu program terbesar Bapak Presiden adalah investasi membangun dan membentuk generasi muda. Ada makan bergizi, ada renovasi sekolah, toilet, kita pasang TV digital pembelajaran," ujar Teddy kepada awak media di lokasi, Selasa (7/4/2026).

"Kemudian ada sekolah rakyat, sekolah integrasi, sekolah Garuda, ada insentif dan kesejahteraan untuk guru dan lain sebagainya. Hari ini kita buka istana untuk anak-anak sekolah untuk generasi penerus bangsa," sambung dia.

Teddy melanjutkan, dalam kegiatan 'Istana untuk Siswa Sekolah', para pelajar diajak mengikuti diskusi dan tanya jawab, serta berkeliling istana untuk mengenal sejarah bangsa dan sistem pemerintahan.

Para siswa, kata dia, juga diperkenalkan pada berbagai ruang penting di istana, termasuk tempat di mana keputusan strategis negara diambil.

"Kita ajak mereka untuk melihat istana, kita ajak mereka untuk melihat tempat-tempat di mana keputusan besar bangsa ini pernah diambil. Untuk apa? Untuk memberi mereka keinginan untuk bercita-cita setinggi mungkin untuk bangsa ini," ungkap Teddy.

 

Program Tak Hanya di Istana Merdeka dan Istana Negara

Lebih lanjut, Teddy menegaskan, program ini tidak hanya dilaksanakan di Istana Merdeka dan Istana Negara, tetapi juga akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan di berbagai daerah di Indonesia.

Dia memastikan, kegiatan dilakukan bersifat inklusif, artinya sekolah-sekolah dari berbagai wilayah, termasuk di luar Pulau Jawa, akan difasilitasi untuk mengikuti kegiatan ini.

"Kita punya delapan (Istana), nanti masing-masing istana kita buka untuk anak sekolah juga. Untuk yang di luar Jakarta ataupun juga di luar Pulau Jawa Nanti akan difasilitasi untuk ke sininya," ucap Teddy.

Teddy pun mendorong sekolah-sekolah yang ingin mengikuti program 'Istana untuk Siswa Sekolah' agar dapat mendaftarkan diri ke Kementerian Sekretariat Negara maupun Sekretariat Kabinet.

"Nantinya, para pendaftar akan diatur untuk melakukan kunjungan ke Istana dan tidak ada seleksi khusus bagi sekolah yang ingin mendapat kesempatan berkunjung ke Istana," kata dia.

"Untuk seleksinya tidak ada. Jadi silahkan daftar ke tadi yang saya bilang kemudian nanti akan diatur oleh penitianya," sambung Teddy.

 

Antusiasme Tinggi para Siswa

Teddy juga menambahkan. antusiasme para siswa sangat tinggi, mengingat sebagian besar dari mereka baru pertama kali mengunjungi Istana. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus memperkuat rasa kebangsaan di kalangan generasi muda.

"Intinya Bapak Presiden ingin sebesar-besarnya istana ini dibuka untuk rakyat. Saat Lebaran ada, kemudian saat hari-hari besar lainnya ada, nah ini untuk anak-anak sekolah," Teddy menandasi.

Sebagai informasi, dalam program barunya ini, Presiden Prabowo ingin memastikan satu hal, bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan mimpi hanya karena tidak pernah melihat peluang.

Harapannya, para pelajar tidak lagi melihat Istana sebagai simbol kekuasaan melainkan sumber inspirasi. Sebab Istana yang dihuni oleh Presiden dan jajarannya adalah milik rakyat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6