AVISI Tidak Terlibat Petisi Usulan PP Tunas, Tegaskan Fokus Komunikasi dengan Pemerintah

Sebagai organisasi yang menaungi pelaku industri video streaming di Indonesia, AVISI mengedepankan pendekatan komunikasi langsung dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.

Diterbitkan 19 Maret 2026, 11:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • AVISI membantah terlibat koalisi atau petisi terkait usulan Peraturan Pemerintah Tunas.
  • AVISI mengutamakan komunikasi langsung dengan pemerintah sebagai mitra strategis ekosistem digital.
  • AVISI menghargai aspirasi industri, namun memilih diskusi teknis langsung untuk masukan.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI), Hermawan Suntanto, menegaskan bahwa organisasinya tidak terlibat dalam koalisi maupun inisiatif petisi terkait usulan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas, sebagaimana diberitakan sejumlah media online.

Hermawan menyampaikan klarifikasi tersebut menyusul adanya pemberitaan yang menyebut AVISI sebagai bagian dari koalisi dan turut serta dalam petisi terkait usulan regulasi tersebut.

“AVISI tidak tergabung dalam koalisi mana pun dan tidak turut serta dalam inisiatif petisi apa pun terkait penyampaian usulan PP Tunas,” kata Hermawan dalam keterangan tertulisnya Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan, sebagai organisasi yang menaungi pelaku industri video streaming di Indonesia, AVISI mengedepankan pendekatan komunikasi langsung dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.

Menurut Hermawan, langkah tersebut sejalan dengan visi AVISI sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan ekosistem digital nasional.

“Sejalan dengan visi organisasi, AVISI mengutamakan komunikasi bilateral dan koordinasi langsung dengan pemerintah serta pemangku kepentingan. Hal ini menegaskan misi kami sebagai trusted advisor dan mitra strategis dalam membangun ekosistem digital yang sehat di Indonesia,” ujarnya.

 

Hargai Aspirasi Komunitas Digital dan Industri Kreatif

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa AVISI tetap menghargai berbagai aspirasi yang berkembang di industri kreatif dan digital. Namun, dalam menjalankan fungsi advokasi, organisasi memilih mengedepankan diskusi teknis dan penyampaian masukan secara langsung.

“AVISI menghargai aspirasi dari industri kreatif dan digital, namun mengedepankan diskusi teknis dan penyampaian gagasan secara langsung agar masukan tetap relevan dengan karakteristik industri video streaming di Indonesia,” ucapnya.

AVISI juga meminta media untuk melakukan penyesuaian terhadap pemberitaan yang telah beredar agar sesuai dengan klarifikasi yang disampaikan.

“Kami sangat menghargai kerja sama dan dukungan media dalam membantu AVISI membangun ekosistem digital yang sehat di Indonesia,” kata Hermawan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6