Menteri Lingkungan Hidup Dorong Perbaikan Sampah di Terminal Tanjung Priok Jelang Mudik

Menteri Lingkungan Hidup mendorong perbaikan pengelolaan sampah di Terminal Tanjung Priok untuk memastikan kenyamanan pemudik Lebaran 2026.

Diterbitkan 18 Maret 2026, 22:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menteri LH minta Terminal Tanjung Priok perbaiki pengelolaan sampah.
  • Peninjauan menemukan tumpukan sampah terbuka di sekitar terminal.
  • Perbaikan fasilitas sampah penting hadapi lonjakan pemudik Lebaran 2026.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq meminta pengelola Terminal Tanjung Priok dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara untuk memperbaiki pengelolaan sampah saat melakukan peninjauan di Jakarta Utara, Selasa (17/3).

Dalam kunjungannya ke Terminal Tanjung Priok, Hanif meninjau langsung kesiapan fasilitas menghadapi lonjakan penumpang mudik Lebaran, termasuk kesiapan pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

"Dari sisi kita, tentu kita memastikan bahwa kegiatan ini harus tidak menimbulkan dampak lingkungan yang tidak terlalu penting. Diantaranya sebenarnya bisa dicegah yaitu sampah," ujar Menteri LH, melansir Antara, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia mengatakan fasilitas sampah akan segera dilengkapi karena terminal tersebut perlu segera ditangani.

"Sampah tadi kita cek, fasilitasnya akan segera dipenuhi oleh Pak Wali Kota (Jakarta Utara) dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Ini merupakan terminal besar yang harus ditangani dengan segera," tambahnya.

Dalam peninjauan tersebut, ia juga menemukan adanya penumpukan sampah terbuka di sekitar Terminal Tanjung Priok dan meminta Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, segera membantu pengelola melakukan perbaikan.

Kesiapan Fasilitas Hadapi Puncak Arus Mudik

Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto guna memastikan para pemudik dapat pulang kembali ke kampung halaman dengan senyaman mungkin.

Ia juga mengapresiasi petugas yang menjaga ketertiban di terminal tersebut dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada Rabu (18/3), dengan jumlah pergerakan masyarakat diprediksi mencapai 21,97 juta orang pada hari tersebut.

Secara nasional, survei Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kemenhub menunjukkan sekitar 143,92 juta orang berencana melakukan perjalanan selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6